Beranda blog Halaman 61

Indonesia Izinkan Transfer Data Pribadi ke AS, Pakar Soroti Ketiadaan UU Perlindungan di Amerika

2

Nusavoxmedia.id – Kesepakatan perdagangan digital Indonesia-Amerika Serikat yang diumumkan Gedung Putih pada (22/07/2025) waktu setempat, menimbulkan kontroversi setelah Indonesia setuju mengakui AS sebagai negara dengan perlindungan data pribadi memadai. Langkah ini membuka jalan legal bagi transfer data pribadi warga Indonesia ke perusahaan-perusahaan yang berbasis di Amerika.

Poin tersebut termuat dalam klausul “Menghapus Hambatan Perdagangan Digital” dalam delapan butir kesepakatan dagang terbaru kedua negara. Pemerintah AS menyatakan bahwa perusahaan mereka telah menjalankan reformasi perlindungan data selama bertahun-tahun. Namun, keputusan Indonesia ini menuai pertanyaan besar soal kedaulatan data nasional.

Kesepakatan ini juga terjadi di tengah konteks ketimpangan tarif perdagangan antara dua negara. Sebelumnya, produk ekspor Indonesia ke Amerika dikenakan tarif tinggi hingga 32 persen. Kemudian yang terbaru, AS menurunkannya menjadi 19 persen. Di sisi lain, barang-barang AS yang masuk ke Indonesia dikenakan tarif 0 persen.

Baca juga: TNI Produksi Obat Murah, Distribusi Lewat Koperasi Merah Putih Didukung BPOM dan Kemenkes

Langkah Indonesia membuka akses data pribadi ke AS pun dipandang sebagai bagian dari kompromi negosiasi dagang tersebut. Melalui pengakuan tersebut, AS berpeluang memperkuat ekspor jasa digital mereka sambil mengurangi defisit perdagangan yang tercatat mencapai USD 17,9 miliar pada 2024.

Namun dari dalam negeri, berbagai kalangan mempertanyakan langkah ini. Ketua ACCI Alex Budiyanto menyebut AS belum memiliki undang-undang federal khusus perlindungan data pribadi seperti Eropa dengan GDPR. “Tanpa payung hukum jelas, data warga Indonesia yang dikirim ke sana jadi rentan. Kalau bocor, siapa yang bisa dituntut?” ujarnya.

Hal serupa ditegaskan Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja. Menurutnya, perlindungan data adalah bagian dari ketahanan nasional. “Ini bukan sekadar isu dagang. Data adalah aset strategis. Kita tidak bisa membiarkannya dikelola oleh negara yang tidak punya sistem hukum perlindungan data yang kuat,” tegasnya.

Baca juga: Turunnya Tarif Ekspor Indonesia-AS: Antara Kritik dan Peluang

UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Indonesia sebenarnya mengizinkan transfer data ke luar negeri, tapi dengan syarat negara penerima harus memiliki perlindungan setara atau mekanisme hukum yang mengikat. Jika tidak, persetujuan eksplisit pemilik data menjadi syarat mutlak. Beberapa pengamat menyebut kesepakatan ini bisa melanggar prinsip tersebut, apalagi jika tidak didahului konsultasi publik.

Direktur ICT Institute Heru Sutadi menambahkan bahwa pelaku industri lokal tidak dilibatkan dalam diskusi penting ini. “Kita bicara tentang data rakyat. Ini bukan ruang eksklusif pejabat. Harusnya ada konsultasi luas,” katanya.

Selain isu data, kesepakatan ini juga mencakup penghapusan tarif digital untuk produk tak berwujud, dan komitmen Indonesia terhadap moratorium bea transmisi elektronik di WTO. Namun sorotan terbesar tetap tertuju pada fakta bahwa kedaulatan data Indonesia kini tergadai di bawah bayang-bayang kepentingan dagang internasional.

TNI Produksi Obat Murah, Distribusi Lewat Koperasi Merah Putih Didukung BPOM dan Kemenkes

1

Nusavoxmedia.id – Pemerintah mendorong kemandirian nasional di sektor farmasi lewat kerja sama lintas kementerian. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menandatangani nota kesepahaman untuk memproduksi obat-obatan murah, berkualitas, dan terjangkau. Produksi akan melibatkan laboratorium farmasi milik TNI dan ditargetkan menyuplai obat 50 persen lebih murah dari harga pasaran.

Program ini menyasar masyarakat desa dan pensiunan, dengan rencana distribusi melalui jaringan Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai daerah. “Menjelang 5 Oktober, kita akan mulai produksi massal dan kirim ke desa-desa dengan harga 50 persen lebih murah,” ujar Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin saat konferensi pers di Kantor Kemenhan, Selasa (23/7/2025).

Laboratorium farmasi TNI dari matra darat, laut, dan udara akan dikonsolidasikan sebagai satu entitas pertahanan farmasi nasional. Selama ini laboratorium tersebut hanya memproduksi untuk kebutuhan internal TNI, namun kini dialihkan untuk kebutuhan rakyat. “Kami siapkan jaringan distribusi lewat Koperasi Merah Putih,” tegas Sjafrie.

Upaya ini disambut BPOM dengan dukungan penuh, khususnya dalam pengawasan mutu dan sertifikasi produksi. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa seluruh proses produksi akan diawasi agar memenuhi standar industri farmasi yang berlaku. “Kita akan sertifikasi sesuai cara pembuatan obat yang baik, termasuk pelatihan SDM TNI yang akan terlibat,” jelasnya.

Ia juga menilai TNI sebagai mitra ideal karena memiliki kapasitas personel yang mampu mendukung produksi skala besar dan menjangkau distribusi wilayah terpencil. Selain itu, BPOM akan mempercepat proses registrasi tanpa mengorbankan keamanan dan kualitas produk. “Kita dorong regulasi berbasis risiko agar inovasi bisa hadir lebih cepat,” Tegas Ikrar.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya kemandirian bahan baku dan produksi lokal sebagai bagian dari strategi nasional jangka panjang. “Obat murah bukan berarti murahan. Justru dengan kolaborasi ini, rakyat mendapatkan akses obat aman dan berkualitas tanpa bergantung impor,” ujarnya.

Kerja sama ini juga mencakup pengembangan bahan baku obat nasional, percepatan registrasi obat generik, dukungan untuk UMKM farmasi, hingga kolaborasi riset strategis untuk kebutuhan darurat nasional. Rencana jangka panjangnya adalah memperkuat integrasi sistem kesehatan, pertahanan, dan pengawasan obat menuju visi Indonesia Sehat dan Mandiri.

Dengan inisiatif ini, TNI tak hanya berperan menjaga kedaulatan negara dari sisi militer, tetapi juga menjadi garda depan dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.

Hari Anak Nasional 2025: Anak Hebat Masih Perlu Negara yang Lebih Kuat

2

Nusavoxmedia.id – Peringatan Hari Anak Nasional 2025 yang mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” tak hanya jadi momentum perayaan, tetapi juga cermin kondisi nyata anak-anak Indonesia hari ini. Peringatan hari anak ini selalu diperingati setiap tanggal 23 Juli sebagai hari anak nasional. Sembari bicara soal harapan dan potensi besar, fakta di lapangan masih menunjukkan betapa banyak anak Indonesia yang menghadapi tantangan serius dalam hal perlindungan, kesehatan, dan kesetaraan pendidikan.

Sepanjang paruh pertama 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mencatat peningkatan laporan kekerasan. Hal itu berupa kekerasan fisik, eksploitasi digital, dan perundungan di lingkungan sekolah serta keluarga masih menjadi tiga besar kasus yang paling banyak dilaporkan. Ironisnya, mayoritas pelaku kekerasan berasal dari lingkungan terdekat anak sendiri yaitu rumah dan sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman.

Di sisi lain, akses terhadap gizi layak masih menjadi persoalan serius. Data Kementerian Kesehatan terbaru menunjukkan prevalensi stunting nasional masih berada di angka 19,8 tahun 2024 dengan target 18,8% tahun 2025 ini. Meskipun hal ini masih jauh dari target ideal WHO di bawah 14 persen. Anak-anak di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) menjadi kelompok paling rentan karena keterbatasan layanan kesehatan dan suplai makanan bergizi. Sementara itu, akses terhadap air bersih dan sanitasi layak juga belum merata—dua faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Pendidikan menjadi fondasi utama untuk melahirkan “anak hebat,” namun ketimpangan kualitas dan akses masih menjadi hambatan. ketimpangan kualitas pendidikan masih terlihat jelas antara daerah perkotaan dan pedesaan. Anak-anak di wilayah pelosok kerap menghadapi jarak sekolah yang jauh, minimnya guru, dan keterbatasan infrastruktur digital. Belum lagi tantangan anak disabilitas yang belum mendapatkan layanan pendidikan yang inklusif dan layak secara nasional.

Baca juga: Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat: Pendekatan Unik untuk Masa Orientasi Siswa Baru

KemenPPPA dalam pernyataannya menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat sistem perlindungan anak. Salah satunya melalui penguatan unit layanan terpadu (ULT) di daerah dan penyediaan fasilitas ramah anak di sekolah, ruang publik, hingga tempat ibadah.

Alih-alih hanya menjadi simbol, Hari Anak Nasional kali ini diharapkan menjadi titik balik untuk membangun sistem perlindungan anak yang solid dan berpihak. Tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat” seharusnya dibuktikan dengan kebijakan konkret yang menjamin seluruh anak yaitu tanpa diskriminasi dan mendapatkan hak dasar mereka secara adil.

Di beberapa kota, peringatan HAN 2025 diisi dengan forum anak daerah, panggung ekspresi kreatif, serta pelatihan keterampilan digital dan literasi media. Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menyuarakan gagasan anak, bukan hanya mendengar suara orang dewasa.

Sebab menuju Indonesia Emas 2045 bukan hanya soal membentuk generasi unggul, tapi memastikan setiap anak hari ini benar-benar dilindungi, dihargai, dan diberdayakan sejak sekarang.

Mbappe Warisi Nomor 10 di Real Madrid, Endrick Disiapkan Ambil Alih Nomor 9

2

Nusavoxmedia.id – Real Madrid memastikan Kylian Mbappe akan mengenakan nomor punggung 10 mulai musim 2025/2026. Nomor tersebut sebelumnya menjadi milik Luka Modric, yang resmi meninggalkan klub dan bergabung dengan AC Milan setelah 13 musim bersama Los Blancos.

Keputusan ini bukan hal mengejutkan. Menurut laporan ESPN dan jurnalis Spanyol Ramon Alvarez, Mbappe memang telah menargetkan nomor 10 sejak kedatangannya. Meski demikian, ia sempat menyatakan kesediaan menunda jika Modric memutuskan bertahan satu musim lagi.

Nomor 10 memiliki arti penting di Madrid. Sebelumnya, angka ini dikenakan oleh legenda-legenda seperti Ferenc Puskás, Clarence Seedorf, Mesut Özil, dan terakhir Modric. Bagi Mbappe, nomor ini bukan hal baru—ia telah memakainya di tim nasional Prancis dan identik dengan peran kunci serta beban tanggung jawab tinggi.

Di musim debutnya di Bernabeu, Mbappe tampil impresif secara individu. Ia mencetak 31 gol di La Liga dan menjadi top skor kompetisi, meski Real Madrid gagal meraih gelar utama. Madrid hanya finis kedua di klasemen liga di bawah Barcelona, tersingkir di perempat final Liga Champions oleh Arsenal, dan kalah di semifinal Piala Dunia Antarklub dari Paris Saint-Germain, mantan klub Mbappe.

Baca juga: Manchester United resmi rekrut Bryan Mbeumo, fokus berlanjut ke Benjamin Sesko

Kritik sempat menghampiri Mbappe, terutama karena Madrid gagal mengangkat trofi besar. Namun, empat gol dalam dua final yang dimenangkan Madrid saat melawan Atalanta (UEFA Super Cup) dan Pachuca (Piala Interkontinental FIFA), menjadi penegas kontribusi besarnya. Ia juga mencetak gol di dua final lainnya yang berakhir dengan kekalahan atas Barcelona, yaitu di ajang Copa del Rey dan Supercopa.

Sementara itu, kepergian Modric dan pergeseran Mbappe ke nomor 10 membuka ruang di nomor 9. Real Madrid diperkirakan akan memberikan nomor tersebut kepada bintang muda asal Brasil, Endrick, yang masih cedera dan belum pasti bisa bermain musim depan.

Langkah ini dinilai strategis. Memberikan nomor punggung ikonik kepada Endrick bukan hanya bentuk kepercayaan, tetapi juga bagian dari upaya promosi citra klub secara mendunia. Kombinasi Mbappe dan Endrick sebagai wajah baru lini depan Madrid diperkirakan akan menarik perhatian pasar dan memperkuat branding klub.

Baca juga: Barcelona dapatkan pinjaman Marcus Rashford dari MU, harapan baru di lini serang

Di sisi lain, nama Arda Güler juga sempat muncul sebagai kandidat pemilik nomor 10. Pemain muda asal Turki itu dikenal memiliki gaya bermain yang kreatif dan penuh visi, namun manajemen tampaknya lebih memilih Mbappé sebagai simbol baru generasi Madrid.

Dengan perubahan ini, Real Madrid menandai era baru di ruang ganti mereka, tetap menjaga kesinambungan simbol dan warisan dalam skuad elitnya.

Mahfud MD Nilai Vonis Tom Lembong Tak Tepat, Soroti Tak Adanya Mens Rea dan Ajukan Banding

1

Nusavoxmedia.id – Putusan Pengadilan Tipikor Jakarta yang menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara kepada eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) dalam kasus korupsi impor gula menuai kecaman. Sejumlah tokoh dan pihak hukum menilai vonis tersebut tidak memenuhi unsur utama dalam hukum pidana: mens rea, atau niat jahat.

Salah satu kritik datang dari mantan Menko Polhukam Mahfud MD. Ia menilai bahwa meskipun secara hukum administratif Tom bisa dijerat, namun tak ada dasar kuat untuk di pidana. “Tidak ada niat jahat. Tindakan itu hanya pelaksanaan tugas administratif yang berasal dari arahan Presiden,” ujar Mahfud, pada Selasa (22/7/2025).

Mahfud juga menyoroti lemahnya pembuktian dalam aspek kerugian negara. Ia menilai aneh ketika hakim mengabaikan hasil audit resmi dari BPKP dan justru menghitung sendiri kerugian keuangan negara. “Majelis hakim seolah tidak percaya BPKP. Itu sudah di luar koridor pembuktian yang sah,” kritiknya.

Baca juga vonis dan kronologi lengkap atas kasus Tom Lembong di sini!

Vonis terhadap Tom Lembong memang dilandasi pada kebijakannya mengizinkan impor gula kristal mentah (GKM) kepada delapan perusahaan swasta melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI), tanpa rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. Menurut hakim, tindakan itu menyebabkan kerugian sebesar Rp 194,7 miliar bagi negara.

Pengajuan Banding

Namun, kuasa hukum Tom membantah tegas klaim tersebut. Menurut mereka, kerugian itu bersifat potential loss, bukan kerugian riil yang bisa dimintakan pertanggungjawaban hukum. “Ini salah satu pokok dalam memori banding kami,” kata pengacara Zaid Mushafi usai mendaftarkan banding di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ia juga mempertanyakan hubungan kausal antara jabatan Tom Lembong sebagai menteri dan kerugian BUMN tersebut. “Menteri Perdagangan bukan pemegang saham PT PPI. Lalu, kenapa kerugian perusahaan itu dialamatkan ke Pak Tom?” tegasnya.

Tim kuasa hukum juga menyinggung fakta persidangan yang menyatakan bahwa kebijakan impor tersebut atas instruksi Presiden Joko Widodo demi mengendalikan harga gula nasional. Pernyataan saksi dari Inkopkar dan keterangan dari pejabat TNI menunjukkan adanya perintah terstruktur dari atas.

Ekonomi Kapitalis dan Ekonomi Pancasila

Tak hanya dari sisi hukum, vonis ini juga disorot karena dinilai sarat tafsir ideologis. Dalam putusannya, hakim menyebut Tom lebih mengedepankan ekonomi kapitalis ketimbang ekonomi Pancasila. Mahfud MD mengecam hal ini sebagai kekeliruan berpikir. “Ideologi dan norma hukum itu dua hal yang berbeda. Putusan tidak boleh didasarkan pada sentimen ideologis,” tegasnya.

Meski divonis bersalah, majelis hakim tidak membebankan uang pengganti karena menyatakan Tom tidak menikmati keuntungan pribadi. Sikap kooperatif dan sopan selama persidangan juga menjadi hal yang meringankan.

Melalui jalur banding, tim kuasa hukum berharap pengadilan tinggi dapat memperbaiki putusan yang mereka anggap tidak adil dan tidak sesuai fakta hukum. “Kami akan bongkar semua kejanggalan di memori banding,” tutup Zaid.

SID Siap Ledakkan Distorsi Tiga Dekade, Lagu Bebas Dinyanyikan Siapa Pun

1

Nusavoxmedia.id – Superman Is Dead (SID) kembali menegaskan prinsip kebebasan berekspresi dalam bermusik. Dalam konferensi pers menjelang konser akbar mereka bertajuk Distorsi Tiga Dekade, grup punk rock asal Bali itu menyatakan bahwa siapa pun boleh menyanyikan lagu-lagu mereka tanpa perlu izin formal.

“Kami enggak ribet. Kalau mau nyanyi, ya nyanyi aja,” ujar vokalis Bobby Kool di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan (16/7/2025). Drummer Jerinx menambahkan, pihaknya tidak punya waktu membalas izin satu per satu. Bagi SID, setiap penyebutan nama mereka di media sosial atau panggung justru jadi bentuk apresiasi dan promosi organik yang sejalan dengan semangat punk.

Sikap ini mengukuhkan identitas SID sebagai band yang antiribet, membumi, dan setia pada idealisme sejak berdiri pada 1995. Mereka memilih tetap tinggal di Bali, jauh dari pusat industri musik Jakarta, untuk menjaga nilai-nilai kebebasan yang menjadi roh musik mereka.

Kini, SID bersiap menyelenggarakan konser besar bertajuk Distorsi Tiga Dekade pada 17 Agustus 2025 di Ex Hanggar, Teras Pancoran, Jakarta Selatan. Menurut promotor dari 86 Production, Boy Satrio, konser ini akan menampilkan tata panggung, visual, dan kolaborasi yang belum pernah dihadirkan SID sebelumnya. “Ini akan jadi penampilan paling megah SID sejauh ini,” tegasnya.

Sebanyak 22 hingga 30 lagu akan dibawakan dengan aransemen berbeda. Tak hanya lagu-lagu populer seperti Kuta Rock City atau Lady Rose, SID juga menyiapkan materi-materi lama yang jarang tampil di panggung. Latihan intensif pun telah dimulai untuk memastikan konser berjalan maksimal.

SID juga akan berbagi panggung dengan band lintas generasi seperti The Jansen dan Stand Here Alone, serta band-band baru hasil kurasi terbuka. Sebuah upaya nyata untuk mendorong regenerasi punk rock nasional.

Selain itu, ada merchandise edisi khusus, termasuk kaus bertanda tangan personel SID. Ini akan tersedia secara eksklusif bagi pembeli tiket resmi melalui aplikasi Tip Tip. Dengan kapasitas venue terbatas dan animo besar dari fans, promotor menyarankan penggemar mengamankan tiket secepatnya.

Kalian bisa mulai membeli tiket di situs resmi atau aplikasi Tip Tip. Harga tiket mulai dari Rp75.000 sudah bisa menikmati konser band rock punk legendaris ini.

Terakhir, konser ini bukan hanya pesta nostalgia. Ini adalah sebuah pernyataan sikap bahwa punk masih hidup, dan mereka masih punya banyak hal untuk disuarakan.

MU Resmi Rekrut Bryan Mbeumo, Fokus Berlanjut ke Benjamin Sesko

2

Nusavoxmedia.id – Manchester United meresmikan kedatangan Bryan Mbeumo dari Brentford sebagai rekrutan ketiga mereka di musim panas ini. Transfer senilai £71 juta itu rampung setelah negosiasi yang cukup alot, dengan pembayaran awal sebesar £65 juta ditambah bonus. Kepastian transfer ini diumumkan Selasa (22/7/2025) pagi WIB. Penyerang asal Kamerun itu menandatangani kontrak hingga Juni 2030, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Dalam pernyataan resminya, Mbeumo mengungkapkan kebahagiaannya bisa bergabung dengan klub impian. “Begitu ada peluang, saya langsung ambil. Ini klub impian saya sejak kecil,” kata Mbeumo.

Mantan penyerang Brentford itu menyatakan kesiapannya untuk berkembang lebih jauh di bawah asuhan Ruben Amorim dan bermain bersama para pemain top dunia. Ia juga menyoroti atmosfer ambisius di Old Trafford sebagai daya tarik tersendiri.

Musim lalu, Mbeumo mencatatkan 20 gol dan 8 assist di Premier League. Hal ini menjadikannya pencetak gol terbanyak keempat di liga. Konsistensinya sejak Brentford promosi juga mencatatkan kontribusi rata-rata 18 gol per musim (gol + assist), sebuah pencapaian yang menjadikannya salah satu pemain paling produktif dalam tiga tahun terakhir.

Direktur Sepak Bola MU, Jason Wilcox, menyambut hangat kedatangan Mbeumo. Ia menyebut pemain berusia 25 tahun itu sangat cocok dengan visi klub dan budaya baru yang sedang dibentuk Amorim.

Wilcox memastikan Mbeumo akan langsung bergabung dalam rangkaian tur pramusim ke AS. “Tur ini jadi momen penting untuk beradaptasi dengan tim dan mengenal pelatih,” ujarnya. Debut Mbeumo kemungkinan besar akan terjadi saat menghadapi West Ham pada 27 Juli di New York.

Adapun jadwal pramusim MU adalah sebagai berikut:

  • MU vs West Ham – Minggu, 27 Juli pukul 06.00 WIB
  • MU vs Bournemouth – Kamis, 31 Juli pukul 08.30 WIB
  • MU vs Everton – Senin, 4 Agustus pukul 04.00 WIB

Benjamin Sesko Target Selanjutnya?

Setelah resmi memboyong Mbeumo, MU langsung mengalihkan fokus ke target utama berikutnya yaitu Benjamin Sesko dari RB Leipzig. Striker muda asal Slovenia itu sudah lama masuk radar scouting MU, sejak masih membela RB Salzburg. Kini, manajemen siap kembali mengajukan penawaran konkret, dengan nilai transfer yang ditaksir mencapai £76 juta.

Sesko sendiri disebut-sebut lebih tertarik bergabung ke MU ketimbang opsi lain, walaupun Setan Merah musim ini tidak tampil di kompetisi Eropa. Gaya main intensif Sesko dinilai cocok untuk atmosfer Premier League.

Namun, kendala finansial menjadi batu sandungan. MU harus melepas beberapa pemain lebih dulu untuk membuka ruang finansial dan slot skuad. Nama-nama seperti Marcus Rashford, Alejandro Garnacho, Antony, dan Jadon Sancho disebut dalam daftar evaluasi internal.

Sejauh ini, MU telah merekrut Matheus Cunha dan Diego Leon dengan total dana £65 juta sebelum akhirnya menambah Mbeumo sebagai rekrutan ketiga. Mbeumo sendiri telah menjalani tes medis pada Sabtu (19/7) lalu.

Di sisi lain, Marcus Rashford dikabarkan telah menyepakati pemotongan gaji demi memperlancar transfer ke Barcelona. Ini bagian dari langkah MU untuk mengatur ulang skuad, baik secara finansial maupun teknis.

Jika transfer Sesko gagal, MU akan mengejar alternatif seperti Nicolas Jackson (Chelsea) atau Moise Kean. Nama Viktor Gyokeres dan Hugo Ekitike sebelumnya sempat masuk daftar incaran, namun urung didatangkan karena hambatan harga dan preferensi pemain.

Indonesia U-23 vs Malaysia U-23 Berakhir Imbang, Finishing Jadi Sorotan Erick Thohir

1

Nusavoxmedia.id – Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke semifinal Piala AFF U-23 2025 setelah bermain imbang melawan Malaysia U-23 dengan skor 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam (21/7/2025). Meskipun mampu mendominasi permainan, Garuda Muda kesulitan dalam menyelesaikan peluang menjadi gol. Timnas berhasil melaju ke semifinal dengan status juara grup dengan total 7 poin.

Pertandingan Indonesia U-23 vs Malaysia U-23 berlangsung sengit. Malaysia menerapkan taktik pertahanan yang disiplin dan efektif. Di sisi lain, Timnas Indonesia U-23 mendominasi penguasaan bola dengan 68%, mereka hanya mampu menghasilkan 3 tembakan tepat sasaran dari total 11 percobaan, mengutip dari Flashscore. Di sisi lain, Malaysia justru lebih efisien dalam menyerang, meskipun hanya satu dari 10 tembakan mereka yang tepat sasaran.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengakui bahwa penyelesaian akhir menjadi tugas yang utama. Ia menyoroti performa dua penyerang utama, Jens Raven dan Hokky Caraka, yang kembali gagal mencetak gol. “Mereka harus membuktikan kualitas di semifinal dan final. Kita butuh pemain yang bisa mengisi posisi Ole Romeny di tim senior,” tegas Erick.

Ia juga menegaskan pada laga semifinal nanti, Raven dan Hokky harus mampu tampil lebih tenang dan efektif di depan gawang. Apalagi, keduanya belum juga mencetak gol sejak pertandingan pertama. Raven sempat mencetak 6 gol saat melawan Brunei, tapi gagal mencetak gol di dua laga terakhir. Sementara Hokky belum membuka kran golnya sama sekali.

Dengan kebutuhan tim senior akan pengganti Ole Romeny yang cedera, babak semifinal dan final Piala AFF U-23 2025 menjadi ujian sesungguhnya bagi dua striker muda tersebut. “Melawan Brunei mereka bisa cetak gol. Tapi ujian sebenarnya ya di pertandingan besar seperti semifinal nanti,” tambah Erick.

Terakhir, Timnas Indonesia U-23 menunjukkan potensi dari sisi taktik dan penguasaan bola, namun lini depan masih jadi titik lemah. Laga semifinal akan menjadi panggung pembuktian, bukan hanya untuk lolos ke final, tapi juga membuka peluang promosi ke level senior. Garuda Muda kini harus membuktikan bahwa dominasi di lapangan bisa dikonversi menjadi kemenangan nyata.



Dr. Abi Irfan Rajes Berpesan Di Malam Puncak Harlah Ke-31 & Temu Kangen Alumni Fumas Jakarta

2

Depok, 19 Juli 2025 – Ketua Divisi Keagamaan FBN Kemenhan R.I, Dr. Abi Irfan Rajes Al-Aaramy SQ, MA. Selaku Dewan Penasehat Organisasi Forum Ukhuwah Mahasiswa Sumatera (FUMAS) Jakarta, berbicara akan pentingnya komunikasi yang efektif dengan para senior organisasi. Dan hubungan ini dapat menjadi tali penghubung antar sesama senior maupun junior dalam menguatkan ukhuwah silaturahim ke-organisasian maupun ke-islaman.

Perayaan kali ini berbeda dari sebelumnya, membawa tema “Bersatu Dalam Kompetisi, Tumbuh Dalam Prestasi: 31 Tahun FUMAS Menginspirasi”. Tema tersebut menjadi cerminan harapan dan doa FUMAS Jakarta yang telah menjadi wadah pertemuan dan sosialisasi para mahasiswa asal Sumatera di Jakarta, untuk terus memberikan inspirasi bagi setiap anggota organisasi.

Menjelang puncak perayaan dan reuni alumni, FUMAS Jakarta melalui pengurus dan panitia telah menggelar berbagai kegiatan positif yang melibatkan seluruh anggota. Diantaranya lomba futsal, badminton, ziarah makam pahlawan asal Sumatera, dan Sima’an Bil Ghoib. Kegiatan-kegiatan tersebut diadakan antara Organisasi Daerah (ORDA) dan juga internal FUMAS Jakarta, sebagai upaya memeriahkan perayaan Harlah ke-31.

Dr. Abi Irfan Rajes saat berbicara dalam perayaan Harlah FUMAS Jakarta yang ke-31 dan reuni alumni pada Sabtu, (19/07/2025) kemarin. (foto:dokpri)

Dr. Abi Irfan Rajes memotivasi anggota FUMAS Jakarta agar berani tampil dan belajar di organisasi mereka sendiri.

“Seorang mahasiswa asal sumatera harus berani tampil dan belajar di dalam rumahnya (FUMAS Jakarta) sendiri. Karena kalau terjadi kesalahan dalam bersikap maupun manajemennya tidak ada yang menghakimi kita kecuali dari internal keluarga kita sendiri. Dan dari sinilah kelak kalian akan mendapa ilmu dan pengetahuan untuk menghadapi kenyataan bersosial dan berkhidmah di masyarakat luas nantinya”. ujar Beliau.

Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik dengan para senior, khususnya bagi para ketua umum dan jajaran pengurus yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat kerukunan dan kerja sama di luar organisasi, termasuk di sektor kerja, pendidikan, dan relasi lainnya.

Dalam penutupan sambutannya, Dr. Abi Irfan Rajes berharap perayaan malam puncak HARLAH & TEMU KANGEN ALUMNI, dapat menjadi momentum yang baik untuk menumbuhkan semangat solidaritas lintas generasi anggota FUMAS Jakarta dan membawa mereka meraih kesuksesan di manapun mereka berada.

Dr. Abi Irfan Rajes Al-Aaramy Hadiri Jambore Nasional Gravinci ke-12 di Meikarta Speedway

1

Nusavoxmedia.id – Pada 12 Juli 2025, gelaran akbar Jambore Nasional (Jamnas) Grand Livina Club Indonesia (Gravinci) ke-12 di Meikarta Speedway, Cikarang, berlangsung meriah. Acara ini diselenggarakan oleh empat chapter Gravinci, yakni Gravinci Chapter Juang Karawang, Gravinci Chapter Sekci Cikarang, Gravinci CPI Purwakarta, dan Gravinci CBP Bekasi.

Puncak acara ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum Gravinci, dewan pendiri, anggota kehormatan, ketua chapter dan subchapter, serta seluruh anggota Gravinci dari seluruh Indonesia yang hadir. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya, seperti tarian Reog Ponorogo dari Jawa Timur dan tari Jaipong dari Jawa Barat. Pagelaran seni ini menjadi simbol persatuan dan kebinekaan, sekaligus sebagai bentuk syukur dan hiburan bagi seluruh hadirin.

Acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, mulai dari bakti sosial hingga kontes modifikasi otomotif dan drift & slalom. Selain itu, ada juga fun drag race, car limbo, damn low, bazar UMKM, tumpah blek suku cadang dan produk otomotif, hiburan panggung, doorprize, dan grand prize.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Gravinci, Ferdian, dan Ketua IMI Kabupaten Bekasi, Bapak Juanda Rahmat, menyampaikan apresiasi mereka terhadap kegiatan ini. Mereka berharap, acara ini dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan menumbuhkembangkan otomotif nusantara.

Salah satu yang menarik dari acara ini adalah kehadiran Ketua Divisi Keagamaan FBN Kemenhan RI, Bapak Dr. Abi Irfan Rajes Al-Aaramy, SQ., MA. Beliau menekankan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan di Indonesia.

“Dalam komunitas besar ini, berbagai suku, agama, dan budaya yang bersatu dalam satu hobi merupakan hal yang sangat positif dalam konteks menjaga persatuan. Membela negara tidak hanya berdimensi militer atau kepolisian, tetapi juga dengan bersatu menjalin silaturahim dan membentuk kerukunan dalam satu wadah hobi otomotif, seperti Grand Livina Club Indonesia, yang turut mewujudkan persatuan Indonesia,” ujar beliau.

Acara ditutup dengan semangat persaudaraan tanpa batas, mempertegas komitmen Gravinci untuk mempererat persatuan melalui hobi otomotif. Dengan demikian, Jambore Nasional Grand Livina Club Indonesia ke-12 ini tidak hanya menjadi platform bagi para pecinta otomotif, tetapi juga menjadi tempat untuk memupuk persatuan dan kerukunan.