Nusavoxmedia.id – Manchester City mengalahkan Fulham 5-4 pada pertandingan Premier League pekan ke-14 di Craven Cottage, London, Rabu (03/12/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini membawa City mengoleksi 28 poin dan tetap berada di peringkat kedua, tertinggal dua angka dari Arsenal.
City langsung tancap gas. Erling Haaland membuka skor di menit ke-17 lewat sepakan keras menyambar umpan Jeremy Doku. Gol itu sekaligus menjadi yang ke-100 Haaland di Premier League sebuah rekor tercepat dalam sejarah (hanya 111 laga).
Keunggulan bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-37 melalui Tijjani Reijnders yang meneruskan umpan Haaland. Phil Foden mencetak gol ketiga pada menit ke-45+2 dengan tembakan dari luar kotak penalti. Fulham memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Emile Smith Rowe pada menit ke-45+2.
Baca Juga: Hasil Barcelona vs Atletico Madrid: Blaugrana Menang 3-1, Comeback Sempurna di Camp Nou
Di babak kedua, Foden mencetak gol keduanya pada menit ke-48. Tembakan Doku pada menit ke-54 membentur Sander Berge dan menjadi gol bunuh diri. Skor menjadi 5-1.
Fulham berhasil mencetak tiga gol balasan. Alex Iwobi mencetak gol pada menit ke-57, disusul dua gol Samuel Chukwueze pada menit ke-72 dan 78. Skor berubah menjadi 5-4. Fulham terus menekan, termasuk peluang emas Joshua King di injury time yang diselamatkan Josko Gvardiol tepat di garis gawang.
Peluit panjang akhirnya mengamankan tiga poin bagi City. Mereka kini mengoleksi 28 poin, tertinggal dua angka dari Arsenal. Fulham tetap di posisi ke-15 dengan 17 poin.
Pep Guardiola mengakui timnya kehilangan kendali di fase akhir laga. Ia menyebut situasi tersebut sebagai murni perjuangan bertahan hidup.
“Kami bermain luar biasa sampai skor 5-1, lalu segalanya berubah begitu cepat. Di momen seperti itu, yang terpenting hanyalah bertahan sampai akhir,” ucapnya dengan nada lega, seperti dikutip ESPN.
Haaland sendiri mengaku menikmati laga penuh kejutan itu, meski menilai timnya harus segera berbenah. “Skornya gila, sembilan gol dalam satu pertandingan. Kami menang, tapi jelas ini belum performa yang ideal. Masih banyak yang perlu diperbaiki,” ujarnya, dikutip dari SkySport.
Sementara itu, Pelatih Fulham Marco Silva, tetap memuji mentalitas anak asuhnya. Meski kalah, ia merasa timnya hampir mencuri hasil besar. “Reaksi para pemain luar biasa. Dalam situasi tertinggal jauh, mereka tetap percaya dan hampir menyamakan kedudukan,” katanya.
Kemenangan dramatis ini menegaskan sisi kontras Manchester City yaitu tajam di lini serang, namun rapuh di lini belakang. Sementara bagi Fulham, kekalahan pahit ini justru memperlihatkan karakter kuat yang bisa menjadi modal penting untuk sisa musim.

