Nusavoxmedia.id – Pergantian kiswah atau kain penutup Ka’bah yang dilakukan setiap awal tahun Hijriah memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Selain menjadi tradisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, prosesi tersebut juga dipandang sebagai simbol pembaruan spiritual sekaligus momentum menyambut semangat baru di tahun yang baru. Selasa, (16/6/2026)
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi,
Erti Herlina, mengatakan pergantian kiswah pada 1 Muharram bukan sekadar penggantian kain penutup Ka’bah, melainkan juga mengandung pesan keagamaan yang kuat.
“Pergantian kiswah di Masjidil Haram pada 1 Muharram menjadi simbol tahun baru Islam sebagai momentum lahirnya semangat baru dan pencucian diri secara spiritual,” ujar Erti di Makkah, Senin (15/6/2026).
Menurut Erti, pergantian kiswah juga memiliki tujuan praktis untuk menjaga kebersihan, kesucian, dan keindahan Ka’bah.
Kain penutup bangunan suci tersebut setiap tahunnya bersentuhan dengan jutaan jamaah haji dan umrah yang melakukan tawaf di Masjidil Haram.
“Bayangkan setiap orang memegang kain penutup Ka’bah itu. Dalam satu tahun, sudah jutaan orang yang menyentuhnya, sehingga diperlukan pembaruan atau penggantian,” katanya. Di kutip dari MUI Digital
Ia menjelaskan, jadwal pergantian kiswah mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, prosesi tersebut dilakukan setiap 9 Dzulhijjah atau bertepatan dengan malam Arafah ketika jamaah haji menjalani wukuf.
“Saya pernah menyaksikan pergantian kiswah pada 2018 yang dilakukan pada 9 Dzulhijjah atau malam Arafah.
Kemudian Raja Salman memutuskan pergantian kiswah dilaksanakan pada 1 Muharram mulai tahun 2022 atau 1444 Hijriah,” ujarnya.
Kiswah Ka’bah sendiri dibuat dari sutra hitam berkualitas tinggi yang dihiasi sulaman kaligrafi ayat-ayat suci Al-Qur’an menggunakan benang emas dan perak.
Seluruh proses pembuatannya dilakukan oleh para pengrajin khusus di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Pembuatan Kiswah Ka’bah di Makkah.
Seperti tradisi yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir, pergantian kiswah tahun ini akan dilakukan pada malam pergantian tahun baru Islam menjelang 1 Muharram 1448 Hijriah.
Proses pemasangan kiswah baru dilakukan secara bertahap oleh tim khusus yang ditunjuk otoritas Masjidil Haram, dimulai dengan menurunkan kiswah lama sebelum menggantinya dengan yang baru.
Prosesi tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kehormatan dan kesucian Baitullah yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia, sekaligus menandai dimulainya lembaran baru dalam kalender Hijriah.

