Beranda blog Halaman 3

Rapat Paripurna DPR Hari Ini Dihadiri 316 Anggota, Bahas APBN 2027

0

Nusavoxmedia.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Sebanyak 316 anggota DPR tercatat hadir dalam rapat tersebut.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Sejumlah pimpinan DPR lainnya juga hadir, yakni Wakil Ketua DPR Sari Yuliati dan Saan Mustopa.

Dalam pembukaan sidang, Dasco menyampaikan jumlah anggota DPR yang telah menandatangani daftar hadir. Berdasarkan jumlah tersebut, dia menyatakan rapat telah memenuhi ketentuan kuorum.

“Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal, daftar hadir pada permulaan rapat paripurna hari ini telah ditandatangani oleh 316 anggota yang hadir,” ujar Dasco. Di kutip dari Detik.com

Setelah menyampaikan jumlah kehadiran anggota dewan, Dasco kemudian membuka rapat paripurna secara resmi.

“Dengan demikian kuorum telah tercapai, dan dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim perkenankanlah kami selaku pimpinan dewan membuka rapat paripurna DPR RI yang ke-2 masa sidang I tahun sidang 2026-2027 hari Selasa Agustus 2026 dan kami menyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” sambungnya.

Rapat paripurna tersebut memiliki sejumlah agenda. Salah satunya adalah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPR terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.

Selain pembahasan RUU APBN 2027, DPR juga dijadwalkan menetapkan keanggotaan fraksi-fraksi pada alat kelengkapan DPR RI untuk Tahun Sidang 2026-2027.

Agenda lainnya yakni pelantikan pengganti antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dan anggota MPR RI untuk masa jabatan 2024-2029.

Utang Luar Negeri Indonesia Capai 453,4 Miliar Dollar AS pada Kuartal II 2026

2

Nusavoxmedia.id – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai 453,4 miliar dollar AS pada kuartal II 2026. Posisi tersebut meningkat 4,4 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, peningkatan ULN Indonesia terutama didorong oleh kenaikan ULN publik yang mencakup pemerintah dan bank sentral. Sementara itu, pertumbuhan ULN swasta masih berada dalam zona kontraksi.

“Perkembangan tersebut disebabkan oleh peningkatan ULN publik, baik pemerintah maupun bank sentral, di tengah kontraksi pertumbuhan ULN swasta yang lebih rendah,” kata Denny dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Di kutip dari Kompas.com

Denny menyampaikan, kondisi ULN publik masih terjaga. Secara khusus, posisi ULN pemerintah pada kuartal II 2026 mencapai 216,3 miliar dollar AS atau tumbuh 2,9 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan kuartal I 2026 yang tercatat sebesar 3,8 persen secara tahunan.

“Perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia yang terjaga,” tuturnya.

Menurut Denny, pemerintah terus menjaga kredibilitas pengelolaan utang dengan memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga secara tepat waktu.

Pengelolaan ULN dilakukan secara pruden, terukur, dan fleksibel agar pembiayaan dapat berlangsung secara efisien dan optimal.

Sebagai salah satu sumber pembiayaan APBN, ULN pemerintah diarahkan untuk mendukung sektor-sektor produktif dengan tetap memperhatikan keberlanjutan pengelolaan utang.

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah antara lain digunakan untuk mendukung jasa kesehatan dan kegiatan sosial dengan porsi 22 persen dari total ULN pemerintah.

Kemudian, administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 20,6 persen.

Selanjutnya, ULN pemerintah digunakan untuk sektor jasa pendidikan sebesar 16,2 persen, konstruksi 11,5 persen, serta transportasi dan pergudangan sebesar 8,5 persen.

BI menilai posisi ULN pemerintah masih relatif aman dan terkendali. Hal itu didukung oleh struktur ULN pemerintah yang hampir seluruhnya merupakan utang jangka panjang.

Demo BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, 6 Jalan Ini Berpotensi Macet

1

Nusavoxmedia.id – Pengguna kendaraan yang melintas di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa (18/8/2026) perlu mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kondisi tersebut diperkirakan terjadi seiring rencana aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Aksi mahasiswa dijadwalkan berlangsung di kawasan Bundaran HI mulai pukul 13.00 WIB.

Ketua BEM UI Yatalathof Imawan menyebut peserta aksi akan terlebih dahulu berkumpul di Universitas Indonesia (UI), Depok, sebelum bergerak menuju lokasi demonstrasi.

“Jam 11 (berangkat) dari UI (Depok). Jam 1 di HI,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Senin (17/8/2026).

Rencana keberangkatan massa dari Depok pada pukul 11.00 WIB membuat kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju kawasan pusat Jakarta, terutama menjelang waktu dimulainya aksi.

Pengendara yang tidak memiliki keperluan di sekitar Bundaran HI disarankan memilih jalur alternatif dan menghindari kawasan tersebut.

Antisipasi juga diperlukan di sejumlah ruas jalan utama yang terhubung dengan lokasi aksi.

Adapun sejumlah jalan yang berpotensi terdampak kepadatan lalu lintas di antaranya Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol, Jalan Kebon Sirih, Jalan KH Wahid Hasyim, dan Jalan Sutan Syahrir.

Pada pelaksanaan aksi BEM UI sebelumnya di kawasan Bundaran HI, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menghindari Jalan Sudirman-Thamrin guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara situasional oleh kepolisian dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan.

Karena itu, pengendara yang hendak menuju kawasan Jakarta Pusat disarankan menyesuaikan perjalanan dan mencari rute alternatif sebelum memasuki area yang berpotensi terdampak aksi.

Kondisi Aceh Kondusif, KSAD Maruli Sebut Belum Perlu Tambahan Pengamanan.

2

Nusavoxmedia.id – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan kondisi keamanan di Provinsi Aceh saat ini tetap kondusif dan belum memerlukan adanya penambahan personel pengamanan dari unsur TNI.

Pernyataan tersebut disampaikan Maruli guna merespons dinamika yang terjadi menyusul adanya dugaan pelepasan Bendera Merah Putih serta tindakan perusakan Lambang Negara Garuda Pancasila di wilayah Aceh.

Menurutnya, potensi gangguan maupun situasi yang ada di lapangan masih dapat ditangani dengan baik oleh jajaran aparat yang bertugas.

“Oh, enggak, biasa itu. Kita sudah siapkan untuk mengatasi itu semua, sudah berjalan. Semua bertanggung jawab secara hukum,” kata Maruli saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Di kutip dari kompas.com

Maruli menegaskan bahwa TNI menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum serta siap memberikan bantuan penuh kepada pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Tanah Rencong.

“Kami mendukung kepolisian untuk bisa menegakkan hukum,” jelasnya.

Ia juga menepis kekhawatiran mengenai perlunya langkah ekstra atau pengiriman pasukan tambahan akibat potensi gejolak di kawasan tersebut. “Enggak ada penambahan,” katanya.

Lebih lanjut, Maruli menambahkan bahwa skema dukungan pengamanan wilayah tetap berjalan optimal melalui pemanfaatan unsur-unsur satuan TNI yang sudah bersiaga di daerah.

Meski demikian, pihak TNI akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala guna memastikan ketertiban tetap terjaga.

Gempa NTT M 7,7 dan Sorotan Dana Bencana yang Belum Menjangkau Daerah

0

Nusavoxmedia.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB.

BMKG mencatat pusat gempa berada pada kedalaman 15 kilometer dan sempat memicu peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Tenggara sebelum akhirnya dicabut pada pukul 07.30 WIB.

Hingga Sabtu malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 47 orang meninggal dunia akibat bencana ini.

Sebaran korban jiwa teridentifikasi berada di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Manggarai Barat, Ngada, dan Ende.

Selain itu, tercatat 157 rumah mengalami rusak berat serta ratusan rumah lainnya rusak sedang hingga ringan, dengan jumlah yang diprediksi masih dapat bertambah seiring proses pendataan di lapangan.

Aktivitas tektonik di wilayah tersebut masih berlangsung intensif hingga malam hari dengan BMKG mencatat sebanyak 377 kali gempa susulan.

Guna mempercepat upaya tanggap darurat dan evakuasi, hampir 1.900 personel gabungan dari TNI dan satuan tugas terpadu Polda NTT telah dikerahkan ke lokasi terdampak.

Sejumlah infrastruktur vital juga dilaporkan mengalami kerusakan parah, di antaranya Pelabuhan Lorens Say di Maumere dan beberapa bangunan di Labuan Bajo.

Deputi Bidang Geofisika BMKG menjelaskan bahwa sumber gempa mematikan ini bukan berasal dari zona megathrust, melainkan dari Sesar Naik Busur Belakang Flores.

Patahan aktif tersebut membentang dari Bali hingga Nusa Tenggara dan merupakan satu rangkaian dengan jalur sesar yang memicu gempa bumi Flores pada 1992 serta gempa Lombok pada 2018.

Di tengah penanganan darurat yang tengah berlangsung, peristiwa ini kembali menyoroti kesiapan arsitektur pembiayaan bencana nasional.

Provinsi NTT yang baru saja dihantam gempa besar tercatat belum masuk dalam daftar wilayah uji coba (piloting) skema Pooling Fund Bencana (PFB), sebuah instrumen pendanaan strategis berbasis pengelolaan risiko dan asuransi yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2021.

Saat ini, mekanisme penanggulangan di NTT masih bertumpu pada Dana Siap Pakai dan Dana Cadangan Bencana BNPB. Pada tahun anggaran 2026, Dana Cadangan Bencana dialokasikan sebesar Rp 5 triliun, sementara Dana Siap Pakai disiagakan Rp 250 miliar.

Skema pendanaan PFB baru dibuka bagi seluruh daerah di luar wilayah uji coba pada tahun 2026 melalui pengajuan proposal dan pemenuhan dokumen teknis, seperti rencana kontinjensi serta kajian risiko bencana.

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran Saat Upacara HUT ke-81 RI di Istana

0

Nusavoxmedia.id – Presiden RI Prabowo Subianto terlihat duduk berdampingan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dalam rangka HUT ke-81 RI di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Momen tersebut terlihat setelah Prabowo meninggalkan podium usai memberikan apresiasi kepada Komandan Upacara dan seluruh tim yang bertugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Podium berada di antara area tempat duduk para mantan presiden dan mantan wakil presiden. Jokowi menempati deretan kursi untuk mantan presiden bersama keluarga, tepat di sisi Prabowo.

Sementara itu, Gibran berada di deretan kursi yang disediakan bagi para mantan wakil presiden. Posisi kursinya juga berada tidak jauh dari Prabowo.

Susunan tempat duduk tersebut membuat Prabowo tampak berada di antara Jokowi dan Gibran saat mengikuti rangkaian acara di Istana.

Ketiganya kemudian kembali terlihat duduk berdekatan ketika menyaksikan atraksi pesawat tempur. Prabowo berada di tengah Jokowi dan Gibran dan sempat berbincang serta tertawa bersama.

Upacara HUT ke-81 RI di Istana turut dihadiri sejumlah tokoh yang pernah menduduki posisi presiden dan wakil presiden. Selain Jokowi, hadir Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Adapun Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tidak terlihat dalam upacara tersebut.

Kehadiran Prabowo bersama Jokowi dan Gibran menjadi salah satu momen yang menarik perhatian dalam rangkaian Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Istana Negara.

Sumber: Kompas.com

Jadwal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 Hari Ini: 4 Wakil Indonesia Bertanding

0

Nusavoxmedia.id – Empat wakil Indonesia akan mengawali perjuangan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, Senin (17/8/2026). Keempatnya akan tampil pada hari pertama turnamen yang digelar di Indira Gandhi Arena.

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 berlangsung pada 17-23 Agustus 2026. Indonesia mengirimkan total 14 wakil untuk bersaing dalam ajang tersebut.

Pada pertandingan hari ini, empat wakil Indonesia akan tampil di babak awal. Mereka terdiri dari dua pemain tunggal putri, satu tunggal putra, serta satu pasangan ganda putri.

Putri Kusuma Wardani menjadi wakil Indonesia pertama yang bertanding. Dia akan menghadapi pemain Filipina, De Guzman Mikaela Joy, pada babak 64 besar.

Di sektor tunggal putri lainnya, Thalita Ramadhani Wiryawan dijadwalkan bertemu Ines Lucia Castillo dari Peru. Pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian laga babak 64 besar.

Sementara itu, Alwi Farhan akan membuka kiprahnya di nomor tunggal putra dengan menghadapi Yoo Tae Bin dari Korea Selatan. Alwi belum pernah bertemu dengan Yoo dalam pertandingan sebelumnya.

Indonesia juga menurunkan pasangan debutan di sektor ganda putri. Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine akan berhadapan dengan pasangan Skotlandia, Julie Macpherson/Ciara Torrance.

Laga tersebut menjadi penampilan perdana Isyana/Rinjani di Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Mereka akan berusaha mengawali debut dengan hasil positif sekaligus menjaga peluang Indonesia melangkah lebih jauh di turnamen.

Rangkaian pertandingan wakil Indonesia pada Senin (17/8/2026) dimulai pukul 10.30 WIB. Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan akan bertanding di Lapangan 2.

Putri KW dijadwalkan menghadapi De Guzman Mikaela Joy pada match 2, sedangkan Alwi Farhan bertemu Yoo Tae Bin pada match 3.

Dua wakil Indonesia lainnya akan tampil di Lapangan 4. Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine melawan Julie Macpherson/Ciara Torrance pada match 11, kemudian Thalita Ramadhani Wiryawan menghadapi Ines Lucia Castillo pada match 16.

Berikut jadwal empat wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026, Senin (17/8/2026):

Lapangan 2:

  • Putri Kusuma Wardani vs De Guzman Mikaela Joy – match 2
  • Alwi Farhan vs Yoo Tae Bin – match 3

Lapangan 4:

  • Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Julie Macpherson/Ciara Torrance – match 11
  • Thalita Ramadhani Wiryawan vs Ines Lucia Castillo – match 16

Sumber: Detiksport

Sudaryono Ancam Pecat Tak Hormat Pihak Lalai dalam Kasus Keracunan MBG

0

Nusavoxmedia.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti lalai dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama jika kelalaian tersebut menyebabkan penerima program mengalami keracunan.

Pernyataan itu disampaikan Sudaryono setelah ratusan siswa di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan dari program MBG.

Sudaryono mengatakan, sanksi bagi pihak yang terbukti lalai tidak berhenti pada pencopotan dari jabatan.

Khusus kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berstatus aparatur sipil negara (ASN), sanksi dapat berupa pemecatan tidak dengan hormat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Sanksi bagi pihak yang terbukti lalai tidak hanya berupa pencopotan dari jabatan. Khusus Kepala SPPG yang berstatus ASN pemecatan tidak dengan hormat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ujar Sudaryono dalam keterangan resmi, Senin (17/8/2026). Di kutip dari kompas.com

Selain sanksi administratif, Sudaryono membuka kemungkinan agar kasus tersebut diserahkan kepada aparat penegak hukum apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya dugaan kelalaian yang memenuhi unsur hukum.

Dia juga meminta seluruh kepala dapur, petugas, serta pihak yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan MBG memastikan setiap prosedur operasional standar (SOP) dilaksanakan secara ketat.

“Ini juga peringatan bagi yang lain, harus ekstra hati-hati dan kerja dengan sebaik-baiknya. Kalau enggak bisa, kau mundur,” kata Sudaryono.

Menurut Sudaryono, aspek keamanan pangan dalam program MBG tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan teknis pengelolaan dapur. Dia menekankan, setiap makanan yang diberikan kepada penerima manfaat berkaitan langsung dengan keselamatan manusia.

“Jangan nyawa orang jadi permainan. Kalau enggak mampu jadi kepala dapur, kalau enggak mampu jadi chef, kalau enggak mampu jadi jadi petugas di situ, kau mundur aja. Karena nyawa seseorang enggak bisa dipertaruhkan,” tuturnya.

Sebelumnya, dugaan keracunan terjadi pada siswa SMA Negeri 1 Berastagi, SMA Bersama, dan SMK Negeri 1 Berastagi setelah mereka mengonsumsi makanan MBG pada Kamis (13/8/2026).

Hingga Jumat (14/8/2026), tercatat sebanyak 353 siswa mengalami keluhan kesehatan. Sejumlah siswa dilaporkan mulai merasakan gejala setelah menyantap makanan yang dibagikan dalam program tersebut.

Keluhan yang dialami antara lain mual, muntah, pusing, serta kondisi tubuh yang melemah.

Para siswa kemudian mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Rumah Sakit Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, Rumah Sakit Umum Kabanjahe, dan Puskesmas Berastagi.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian BGN untuk memastikan penyebab munculnya keluhan kesehatan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan MBG di wilayah tersebut. Investigasi juga diperlukan untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran prosedur atau kelalaian dalam proses penyediaan dan distribusi makanan.

HUT ke-81 RI, Sejumlah Presiden dan Wapres Terdahulu Hadiri Upacara di Istana

0

Nusavoxmedia.id – Sejumlah Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia terdahulu dipastikan akan menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, sebagian Presiden dan Wapres terdahulu telah mengonfirmasi kehadiran dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan tersebut.

Namun, ada pula sejumlah mantan Presiden dan Wapres yang menyampaikan tidak dapat menghadiri upacara karena berbagai alasan. Prasetyo belum merinci nama-nama mantan Presiden dan Wapres yang dipastikan hadir maupun yang berhalangan.

Salah satu mantan Presiden yang dipastikan tidak menghadiri upacara HUT ke-81 RI adalah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Prasetyo menjelaskan, SBY tidak dapat hadir karena memiliki jadwal pemeriksaan kesehatan yang bertepatan dengan rangkaian kegiatan peringatan Kemerdekaan pada 17 Agustus.

“Salah satunya kemarin yang sudah kami sampaikan adalah Pak SBY yang kebetulan jadwalnya bertepatan beliau harus cek kesehatan. Itu yang bertabrakan dengan peringatan 17 Agustus,” ujar Prasetyo. Di kutip dari kompas.com

Selain mengundang para Presiden dan Wapres terdahulu, pemerintah turut mengundang keluarga tokoh-tokoh bangsa untuk menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Undangan tersebut telah disampaikan kepada keluarga dua Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta. Keluarga Presiden dan Wapres terdahulu juga telah menerima undangan dari pemerintah.

“Semua sudah tersampaikan kepada seluruh keluarga termasuk putra-putri Bapak Proklamator kita, keluarga Bung Karno maupun keluarga Bung Hatta dan keluarga dari Presiden dan Wakil Presiden terdahulu, semua sudah tersampaikan,” kata Prasetyo.

Sultan Najamudin Minta Tambahan Anggaran untuk Penanganan Gempa NTT

2

Nusavoxmedia.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran bagi pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mempercepat penanganan dampak gempa bumi.

Menurut Sultan, tambahan anggaran dibutuhkan pemerintah daerah untuk memulihkan fasilitas publik sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.

“Pemerintah daerah sebagai ujung tombak pelaksana pemerintahan di sana tentu sangat membutuhkan tambahan anggaran guna mempercepat proses pemulihan fasilitas publik dan melayani kebutuhan masyarakat di lokasi-lokasi pengungsian,” kata Sultan dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026). Di kutip dari kompas.com

Sultan juga mengingatkan masyarakat NTT untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul masih terjadinya gempa susulan di sejumlah wilayah.

“Hal ini mendorong BMKG dan Pemerintah daerah setempat meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di dalam rumah masing-masing,” ujar Sultan.

Di tengah situasi tersebut, DPD RI mengapresiasi langkah pemerintah pusat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam melakukan pendataan korban serta dampak kerusakan akibat gempa secara real time.

Sultan mengatakan, DPD RI juga terus berkoordinasi dengan anggota DPD RI asal NTT yang tengah melakukan pemantauan langsung di wilayah terdampak, khususnya di bagian utara Pulau Flores.

“Saat ini empat anggota DPD RI asal NTT sedang berkoordinasi dan meninjau secara langsung di wilayah Pulau Flores bagian Utara.

Ia menegaskan, DPD RI secara kelembagaan akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Seperti biasa, DPD RI secara kelembagaan akan memberikan bantuan bencana kepada masyarakat yang terdampak,” tutupnya.

Sebelumnya, NTT diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026). Gempa tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pembaruan data BNPB pada Sabtu pukul 18.48 WIB, sebanyak 47 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.

“Berdasarkan data sementara pada Sabtu pukul 18.48 WIB, BNPB merilis total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang,” kata Berton, dalam keterangannya, Sabtu.

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah. Data sementara BMKG hingga pukul 17.00 WIB mencatat 157 rumah mengalami rusak berat, 41 rumah rusak sedang, dan 148 rumah rusak ringan.

Kerusakan turut terjadi pada fasilitas umum. Sebanyak 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, serta enam kantor dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa.