Golkar Bantah Isu Munaslub 29 November, Ahmad Doli Kurnia Tegaskan Tak Terlibat

Nusavoxmedia.id – Partai Golkar membantah kabar penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang disebut-sebut akan digelar pada 29 November 2026 di Ancol, Jakarta. Isu tersebut mencuat setelah beredarnya poster digital di media sosial yang mencantumkan nama Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai calon ketua umum.

Poster yang beredar di platform X itu menampilkan foto Doli disertai tulisan, “Sukseskan Munaslub Partai Golkar. Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo. Caketum AHmad Doli Kurnia Tanjung, tokoh sentral Partai Golkar”.

Doli membantah keterlibatannya dalam isu tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui adanya rencana maupun penyebaran informasi mengenai Munaslub Partai Golkar.

“Berkenaan dengan beredarnya flyer yang berisi isu adanya Munaslub yang akan digelar 29 November 2026, saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak ada kaitannya, bahkan tidak tahu menahu soal penyebaran isu tersebut,” kata Doli dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026). Dilansir Kompas.com.

Anggota Komisi II DPR RI itu menegaskan, dirinya selalu mengedepankan mekanisme konstitusional dan kelembagaan dalam kehidupan berorganisasi. Ia juga menyatakan memahami aturan internal partai, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta ketentuan organisasi lainnya.

“Begitu juga secara institusional, saya sangat mengerti struktur dan hierarki kewenangan serta tanggung jawab dalam berorganisasi dan berpartai,” imbuh dia.

Doli turut memastikan hubungannya dengan jajaran pimpinan Partai Golkar selama ini berjalan baik. Ia menyebut hubungan antar-kader dalam pengelolaan partai berlangsung harmonis, produktif, dan saling menghormati. Secara pribadi, ia juga mengaku memiliki hubungan baik dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

“Saya dan Saudara Bahlil sudah berkoordinasi dan menyadari secara bersama bahwa dalam situasi dan dinamika yang sedang kita hadapi, sebagai sebuah bangsa, pasti ada saja pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan mencoba mencari keuntungan politik,” tegas dia.

Lebih lanjut, Doli menduga ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan situasi untuk mengganggu soliditas internal Partai Golkar. Ia bahkan mengklaim telah mengetahui pihak-pihak yang berada di balik upaya tersebut.

“Saya sudah dapat mendeteksi pihak-pihak ‘komprador’ tersebut, yang berasal dari dalam internal kami sendiri. Dan saya mau sampaikan kepada kalian, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian,” ujarnya.

Menurut Doli, saat ini Partai Golkar tengah berfokus menjalankan komitmen untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Ia menilai kondisi nasional membutuhkan perhatian seluruh elemen partai, terutama di tengah situasi yang disebutnya sebagai ancaman terhadap negara.

“Presiden, simbol negara kita, sedang “diganggu” dengan adanya upaya makar dari pihak tertentu. Tentu ada Golkar harus berada di depan menjaga dan mengawal Presiden, sebagai komitmen konstitusionalnya terhadap negara. Dan saya sebagai kader Golkar akan berada di garda depan untuk itu,” tegas dia.

Bantahan juga disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji. Ia merespons singkat kabar rencana Munaslub tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini serta Seminar Lokakarya (Semiloka) Kecerdasan Artificial (AI) Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (6/11/2026) malam.

“Alah, isu opo (isu apa itu),” kata Sarmuji dalam sambutannya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kunjungi Media Sosial Kami

440PengikutMengikuti
2,430PelangganBerlangganan

Latest Articles