SBY Peringatkan Pemimpin Dunia untuk Turunkan Ego demi Ketahanan Peradaban

Nusavoxmedia.id – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan pentingnya kerendahan hati dan refleksi sejarah bagi para pemimpin dunia dalam menghadapi gejolak global yang kian kompleks. Dalam pidato peradaban bertajuk “World Disorder and The Future of Our Civilization” di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2025), SBY menegaskan bahwa pemimpin sejati harus menempatkan bangsa dan rakyat di atas ambisi pribadi.

“Ini berlaku pada semua pemimpin dunia. Turunkan ego, kendalikan ambisi, dan ingat kepentingan bangsanya. Dunia membutuhkan kepala dingin,” ucap SBY di hadapan para tokoh dan akademisi yang hadir.

Ia menggarisbawahi bahwa konflik berkepanjangan, ketimpangan sosial, hingga kerusakan lingkungan adalah indikasi peradaban yang sedang menuju keruntuhan. Menurutnya, sejarah telah mengajarkan bahwa peradaban besar bisa runtuh bukan hanya karena ancaman eksternal, tetapi juga akibat kelalaian internal.

Di sisi lain, kondisi ketimpangan ekonomi global juga menjadi sorotan utama. Ia menyinggung fakta bahwa lebih dari 838 juta orang di dunia mengalami kelaparan, sementara 24 juta di antaranya hidup di Indonesia. Di tingkat Asia Tenggara, 88 juta orang masih bergulat dengan kemiskinan.

“Ketika satu sisi dunia menghamburkan triliunan rupiah untuk proyek ambisius seperti eksplorasi luar angkasa, sementara banyak yang kesulitan makan, ini bukan hanya masalah ekonomi, ini krisis keadilan global,” tegasnya.

SBY menyarankan solusi konkret, yakni mendorong ekonomi yang lebih inklusif, sistem pajak yang adil, serta akses pendidikan dan digitalisasi merata.

Selain itu, SBY juga merespons laporan BPS yang menyebutkan angka kemiskinan turun menjadi 23,85 juta per Maret 2025. Namun ia menilai, perbedaan standar antara BPS dan Bank Dunia dalam menentukan garis kemiskinan perlu diperhatikan agar solusi kebijakan tidak menyesatkan.

Tak hanya ekonomi, SBY juga menyoroti faktor lain yang memengaruhi stabilitas peradaban yaitu kerusakan lingkungan, perubahan iklim, serta kegagalan adaptasi terhadap teknologi dan nilai-nilai baru. Ia menjelaskan bahwa internet dan media sosial telah mengubah pola interaksi dan politik secara drastis.

SBY bahkan mengenang perbincangan dengan mantan Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi, yang mengakui kekalahan politiknya karena mengabaikan kekuatan media sosial.

“Hari ini, kekuatan informasi bisa membentuk opini dalam hitungan menit, tapi juga bisa memecah belah masyarakat bila tidak disikapi bijak,” ujarnya.

Mengenai kepemimpinan, SBY mengangkat contoh penguasa absolut di Prancis sebelum revolusi 1789. Menurutnya, ketika pemimpin meletakkan dirinya di atas hukum dan konstitusi, maka peradaban yang dibangun akan mudah goyah.

Dalam pidato yang dimoderatori oleh Dino Patti Djalal dan dihadiri tokoh-tokoh seperti Jimly Asshiddiqie dan Chairul Tanjung, SBY menekankan bahwa masa depan dunia sangat ditentukan oleh kemampuan kolektif untuk belajar, beradaptasi, dan menjaga integritas nilai-nilai dasar kemanusiaan.

“Peradaban akan tumbuh jika kita sanggup mendengar suara rakyat, merespons tantangan zaman, dan memimpin dengan hati,” pungkasnya.

Related Articles

1 KOMENTAR

  1. [9482]1plusph Casino: Best Online Slots in the Philippines. Quick Login, Easy Register, and App Download. Join 1plusph Casino for the best online slots in the Philippines. Enjoy fast 1plusph login, easy 1plusph register, and a quick 1plusph app download. Play premium 1plusph slot games and start winning big today! visit: 1plusph

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kunjungi Media Sosial Kami

440PengikutMengikuti
2,430PelangganBerlangganan

Latest Articles