Nusavoxmedia.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra Barat pada Kamis (4/12/2025) pagi. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda peninjauan tiga provinsi terdampak bencana, yakni Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan.
Berdasarkan data Pusdatin BNPB per Kamis (04/12/2025) pukul 10.30 WIB, jumlah korban akibat bencana di tiga provinsi itu telah mencapai 776 orang, sementara 564 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan secara masif.
Gibran bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 05.00 WIB menggunakan pesawat Kepresidenan Boeing 737-800. Ia tiba di Nagari Salareh Air, Jorong Sungai Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sekitar pukul 07.45 WIB, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah, anggota DPR RI Andre Rosiade, serta Bupati Agam Benni Warlis.
Di lokasi pengungsian, Gibran berdialog dengan para pengungsi, mendengarkan keluhan warga, dan mencatat sejumlah aspirasi. Ia juga meminta pemerintah daerah, BNPB, TNI, dan Polri memastikan penanganan optimal bagi seluruh kelompok rentan, termasuk lansia, anak-anak, ibu hamil, dan balita.
“Salam dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Saya haturkan dukacita mendalam kepada seluruh korban. Bapak-Ibu tidak sendiri, warga Sumatra tidak sendiri,” ujar Gibran kepada warga, dikutip dari Kompas.
Baca Juga: Bahlil Bebaskan Barcode BBM di Wilayah Bencana, SPBU Beroperasi 24 Jam
Gibran menyampaikan bahwa distribusi logistik akan dipercepat melalui jalur darat, udara, dan laut. Pemerintah juga mempercepat perbaikan akses komunikasi, puskesmas, sekolah, jembatan, dan jalan agar bantuan dapat menjangkau seluruh titik terdampak.
Selain meninjau pengungsian BNPB, Gibran sempat turun dari motor trail untuk menyapa warga dan melihat kondisi rumah yang rusak akibat banjir bandang. Ia juga menyerahkan bantuan berupa makanan, kebutuhan pokok, perlengkapan harian, serta mainan untuk anak-anak.
Setelah dari Agam, Gibran dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, dan kemudian menuju Aceh Singkil. Sebelum kembali ke Jakarta, Gibran juga akan meninjau gudang logistik di Lanud Soewondo Polonia Medan sebagai titik distribusi bantuan bagi wilayah terdampak.

