4 Kebiasaan yang Dikaitkan dengan Ciri Orang Narsistik, Apa Saja?

Nusavoxmedia.id – Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik merupakan kondisi kesehatan mental yang berkaitan dengan pola rasa keagungan diri, kebutuhan akan kekaguman, rasa berhak, serta kesulitan berempati terhadap orang lain.

Namun, kebiasaan tertentu dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat digunakan sebagai dasar untuk mendiagnosis seseorang mengalami NPD. Diagnosis gangguan kepribadian memerlukan penilaian profesional oleh tenaga kesehatan mental.

Meski demikian, sejumlah perilaku disebut dalam beberapa pembahasan psikologi memiliki keterkaitan dengan sifat atau ciri narsistik.

Dikutip dari Daily Mail, salah satunya adalah kecenderungan gemar membicarakan orang lain atau merasa tidak nyaman melihat orang lain memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan.

Psikolog klinis Seth Meyers mengatakan, pada sebagian individu dengan sifat narsistik yang kuat, pola tersebut dapat berkaitan dengan pengalaman emosional pada masa perkembangan.

“Sebagian besar orang narsistik berat kemungkinan pernah terluka secara emosional pada masa perkembangan penting,” kata Meyers.

“Karena luka itu membuat mereka merasa tidak diperhatikan, dipermalukan, atau direndahkan, mereka bereaksi intens dan negatif ketika orang lain, terutama yang dekat dengan mereka, bahagia, sukses, atau bersinar,” sambungnya sambil menekankan orang yang narsistik juga cenderung suka melihat orang lain menderita. Di kutip dari Detikhealth

Perilaku lain yang kerap dikaitkan dengan ciri narsistik adalah kecenderungan mencari orang-orang yang terus memberikan perhatian, pujian, atau memenuhi keinginannya. Mereka dapat membangun lingkungan sosial yang membuat dirinya merasa lebih penting dan unggul.

Profesor psikologi Susan Krauss Whitbourne menyebut, individu dengan ciri narsistik dapat menunjukkan respons negatif ketika keinginannya tidak terpenuhi.

“Seseorang yang narsis hampir tidak punya empati, mudah marah jika keinginannya tidak terpenuhi, dan merasa berhak mendapat perlakuan istimewa dari orang-orang di sekitarnya,” ujar Profesor psikologi Susan Krauss Whitbourne.

Selain itu, perhatian berlebihan terhadap citra diri juga sering dibahas dalam kaitannya dengan sifat narsistik. Media sosial dapat menjadi salah satu ruang untuk menampilkan kehidupan yang dianggap ideal, termasuk melalui unggahan foto diri atau aktivitas yang membangun kesan tertentu.

Namun, kebiasaan mengunggah selfie atau aktif di media sosial tidak serta-merta menunjukkan seseorang mengalami NPD. Perilaku tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor dan perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas.

Sebuah penelitian tahun 2018 dari Brunel University, misalnya, membahas motivasi di balik unggahan terkait olahraga, termasuk keinginan menampilkan penampilan dan usaha memperbaiki diri sebagai bentuk comparative self-enhancement.

Perilaku lain yang juga pernah dikaji adalah kecenderungan melakukan pengawasan berlebihan terhadap orang lain melalui media sosial. S

tudi tahun 2016 di Personality and Individual Differences menemukan adanya keterkaitan antara tingkat sifat narsistik yang tinggi dengan risiko perilaku intrusif dalam hubungan, termasuk setelah mengalami penolakan.

Dalam konteks hubungan interpersonal, seseorang dengan sifat narsistik yang kuat juga dapat mengalami kesulitan melepaskan hubungan secara sehat. Sikap yang terlihat sebagai bentuk perhatian atau kemurahan hati, dalam kondisi tertentu, dapat memiliki unsur manipulatif.

“Tujuannya adalah membuat penerima merasa bergantung dan berhutang,” ujar psikolog Alexander Burgemeester.

Meski sejumlah kebiasaan tersebut dapat dibahas dalam kaitannya dengan sifat narsistik, penentuan apakah seseorang mengalami NPD tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan perilaku di media sosial, kebiasaan bergosip, atau pola hubungan tertentu. Penilaian kondisi kesehatan mental memerlukan pemeriksaan menyeluruh oleh profesional yang kompeten.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kunjungi Media Sosial Kami

440PengikutMengikuti
2,430PelangganBerlangganan

Latest Articles