Beranda blog Halaman 41

Hari Guru Nasional: Refleksi Paulo Freire dan Tanggung Jawab Merawat Semesta

1

Nusavoxmedia.id – Hari Guru Nasional diperingati hari ini Selasa, 25 November 2025, dengan tema “Merawat Semesta dengan Cinta”. Tema ini menggarisbawahi peran guru sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan kesadaran sosial peserta didik.

Penetapan tanggal 25 November sebagai Hari Guru, dalam sejarahnya merujuk pada hari berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 1945, tak lama setelah Proklamasi Kemerdekaan. Peringatan ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Sejak saat itu, hari ini diperingati setiap tahun di berbagai satuan pendidikan sebagai momentum refleksi atas perjalanan pendidikan Indonesia.

Tema hari guru kali ini “Merawat Semesta dengan Cinta” dapat dimaknai sebagai upaya membangun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Semesta dalam konteks ini bukan terbatas pada alam saja, tetapi lebih jauh ke ekosistem sosial seperti keluarga, sekolah, komunitas, dan ruang digital. Karena itu, peran guru disini dimaknai sebagai pendamping bagi murid atau peserta didik untuk memahami keterkaitan antara pengetahuan, nilai, dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa jumlah guru di Indonesia telah mencapai jutaan orang, tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan wilayah. Namun, kualitas layanan pendidikan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Di titik ini, teori pendidikan Paulo Freire memberikan kerangka analitis yang relevan untuk membaca tema peringatan tahun ini. Freire, seorang pemikir pendidikan asal Brasil, mengkritik model pendidikan yang ia sebut sebagai model perbankan (banking model). Peserta didik diposisikan hanya sebagai “wadah kosong” atau rekening kosong, sementara guru adalah “guru penabung” selaku sumber pengetahuan bagi peserta didik.

Dalam model tersebut, relasi guru dan murid bersifat satu arah, peserta didik diposisikan hanya untuk mendengarkan, dan menghafal, karena itu ruang dialog dan berpikir kritis menjadi sangat terbatas.

Sebaliknya, Freire menawarkan konsep pendidikan dialogis bernama pendidikan hadap masalah (problem-posing education). Dalam pendekatan ini, proses belajar dipahami sebagai percakapan dua arah yang mengajak peserta didik membaca realitas hidup mereka, menyelami pengalaman, dan mempertanyakan kondisi sosial yang mereka hadapi sehari-hari.

Jika dikaitkan dengan tema Hari Guru tahun ini, “cinta” dalam perspektif Freire bukanlah konsep sentimental, melainkan komitmen untuk memanusiakan relasi antara guru dan murid. Guru yang “merawat semesta” adalah guru yang membantu peserta didik melihat hubungan antara persoalan di ruang kelas dengan tantangan masyarakat yang lebih luas mulai dari ketimpangan sosial hingga literasi digital dan tanggung jawab penggunaan teknologi.

Pendekatan ini mengarah pada apa yang disebut Freire sebagai kesadaran kritis (conscientization), yaitu kemampuan memahami struktur sosial-politik dan mengambil peran aktif dalam memperbaikinya. Dalam praktik di kelas, hal ini bisa muncul dalam proyek berbasis riset sederhana tentang lingkungan sekitar, diskusi isu sosial yang relevan, hingga pembiasaan refleksi bersama antara guru dan murid.

Namun idealisme pendidikan dialogis membutuhkan ruang kerja yang sehat bagi guru. Berbagai kajian, termasuk yang dilakukan oleh RISE Programme Indonesia, menunjukkan bahwa meskipun banyak guru mengikuti pelatihan profesional, sistem pendidikan masih membatasi ruang inovasi di kelas. Kesejahteraan yang belum merata, beban administrasi tinggi, hingga keterbatasan fasilitas menyebabkan praktik pembelajaran yang transformatif sulit diwujudkan.

Karena itu, “merawat semesta” juga berarti merawat ekosistem kerja guru seperti kebijakan yang berpihak, akses pelatihan yang berkelanjutan, peningkatan kompetensi, serta pemberian ruang kreativitas dan dialog dalam proses belajar.

Melalui sudut pandang Paulo Freire, peringatan Hari Guru Nasional 2025 dapat dilihat sebagai ajakan untuk memperkuat paradigma pendidikan yang memanusiakan, dialogis, dan berorientasi pada perubahan sosial yang lebih adil.

Pada akhirnya, bagi penulis, Hari Guru Nasional tahun ini membawa dua pesan penting yaitu pengakuan atas peran besar guru dalam membentuk perjalanan pendidikan bangsa, dan dorongan untuk memperdalam kualitas hubungan antara guru, murid, serta lingkungan sosial tempat mereka hidup.

Pemikiran Freire menegaskan bahwa inti pendidikan adalah upaya memanusiakan manusia. Ketika proses belajar membuka ruang bagi peserta didik untuk bertanya, meragukan, dan mengkritisi realitas, pendidikan akan bergerak menuju apa yang disebut Freire sebagai pembebasan (liberation). Ini berarti keadaan di mana peserta didik menyadari kapasitas dirinya dan berani mengambil peran dalam memperjuangkan masyarakat yang lebih adil.

Momentum Hari Guru Nasional ini menjadi pengingat bersama untuk bertransformasi dari “guru penabung” menuju “guru pembebas” yang menerapkan pendidikan hadap masalah. Selamat Hari Guru Nasional bagi para pendidik di Indonesia, pahlawan tanpa tanda jasa yang merawat semesta dengan cinta.

Prabowo Minta BRIN Fokus Riset Pangan dan Protein Nasional

1

Nusavoxmedia.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa riset nasional harus bergerak lebih cepat dan terarah untuk memenuhi kebutuhan bangsa. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan terbatas dengan Kepala BRIN Arif Satria dan Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, BRIN melaporkan langkah awal penataan organisasi serta penguatan dukungan terhadap program-program prioritas pemerintah. Arif menyampaikan bahwa Presiden ingin institusi riset nasional bekerja lebih agresif dan menghasilkan solusi nyata.

“Pak Presiden berpesan bahwa BRIN adalah sebuah institusi riset yang sangat penting buat bangsa ini dan diharapkan harus selalu memberi harapan baru dengan temuan-temuannya,” ujarnya dalam keterangan pers usai bertemu Presiden, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: BGN Minta SPPG Libatkan Petani & UMKM Lokal dalam Pengadaan Dapur MBG

Presiden menekankan pentingnya pemanfaatan optimal terhadap 8.000 periset BRIN. Kolaborasi antar peneliti dan penyediaan fasilitas riset modern disebut sebagai fondasi untuk memperkuat ekosistem riset nasional.

Selain penguatan internal, Presiden juga meminta percepatan hilirisasi inovasi melalui kemitraan strategis, termasuk dengan Danantara dan Agrinas. Arah kerja sama itu diarahkan untuk memperkuat sektor pangan, energi, hingga industri strategis yang menyerap banyak tenaga kerja.

Di sektor pangan, Presiden menegaskan bahwa swasembada tidak boleh hanya berfokus pada beras dan jagung. Ia meminta riset protein termasuk ikan, daging ayam, sapi, dan telur harus menjadi prioritas. Menindaklanjuti arahan itu, BRIN menyiapkan pembentukan pusat penelitian baru.

“Insyaallah kami akan segera membentuk Pusat Penelitian Perikanan Tangkap untuk bisa menunjang target peningkatan produksi untuk protein ini,” tegasnya.

Presiden juga meminta peningkatan riset budi daya laut dan perikanan tangkap untuk memenuhi kebutuhan ekspor dan domestik. Menurut Arif, fokus tersebut sejalan dengan target swasembada nasional di bidang protein.

Pertemuan itu juga membahas kesiapan BRIN menampung lulusan SMA Garuda yang diproyeksikan melanjutkan pendidikan STEM di luar negeri. BRIN telah menyiapkan ekosistem riset dan peralatan canggih untuk mendukung mereka.

“Dari sekarang kita siapkan alat-alat yang canggih, ekosistem yang kondusif, sehingga mereka ketika pulang ke Indonesia ini memiliki kesempatan untuk berkarya dan berkontribusi untuk menghasilkan inovasi untuk bangsa kita,” pungkasnya.

BGN Minta SPPG Libatkan Petani & UMKM Lokal dalam Pengadaan Dapur MBG

1

Nusavoxmedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan bukan hanya untuk peningkatan gizi anak, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi warga kecil di berbagai daerah. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, memerintahkan agar pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak hanya melibatkan pemasok bermodal besar.

Menurutnya, petani kecil, peternak lokal (ayam), koperasi, dan pelaku UMKM harus diberikan kesempatan yang sama untuk memasok kebutuhan dapur MBG.

“Mereka itu miskin dan nggak punya duit untuk ngurus segala macam. Jadi tolong jangan persulit mereka dengan aturan harus punya NPWP, SIB, UD, dan lain-lain,” ujarnya dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di hotel Yusro, Jombang, Jawa Timur, Senin (24/11/2025), dikutip dari Tribun.

Baca Juga: BGN Kaji Program MBG di Badui, Pertimbangkan Adat & Akses Wilayah

Keluhan ini muncul karena dalam kunjungannya ke berbagai daerah, banyak warga yang merasa usahanya tak bisa masuk ke dapur MBG akibat terkendala legalitas usaha.

Sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Antar Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG, Nanik kembali menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto sejak awal sudah jelas yaitu pemberdayaan masyarakat kecil merupakan bagian penting dari desain program.

“Saya ingatkan kepada SPPG-SPPG, Mitra, dan Yayasan, agar jangan hanya memberi kesempatan kepada mereka yang punya modal besar untuk menjadi pemasok bahan pangan MBG. Kalian juga harus melibatkan petani dan peternak kecil, UMKM, dan koperasi,” tegas Nanik.

Selain meningkatkan ekonomi lokal, pelibatan petani dan UMKM dianggap sebagai langkah strategis untuk menekan inflasi pangan. Karena semakin banyak dapur SPPG yang beroperasi, maka kebutuhan bahan pangan akan meningkat. Sehingga suplai dari masyarakat lokal perlu diperluas agar harga tidak meroket.

Nanik juga menekankan perlunya empati dalam pelaksanaan program ini. Ia meminta seluruh kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, mitra, dan yayasan pengelola program memiliki rasa kemanusiaan dalam mengambil keputusan.

“Saya berharap Anda semua jangan business-oriented. Saya minta Anda juga memiliki nurani kemanusiaan seperti Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Program MBG punya potensi besar untuk menghidupkan perekonomian akar rumput jika pengadaan bahan pangan dijalankan secara inklusif. Ia pun berharap agar kesempatan terhadap petani, peternak kecil, UMKM, dan koperasi dapat benar-benar diterapkan di lapangan sebagai bagian dari pemasok dapur MBG.

“Jadi tolong beri kesempatan mereka untuk ikut terlibat sebagai pemasok bahan pangan MBG juga,” tandasnya.

Gaikindo Jakarta Auto Week 2025: Ajang Otomotif Terbesar Akhir Tahun di ICE BSD

1

Nusavoxmedia.id – Pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 resmi dibuka pada Jumat (21/11/2025) di ICE BSD, Tangerang, Banten. Tahun ini, pameran digelar di seluruh Hall 1–10 dan menempati area seluas 90.000 meter persegi, tiga kali lipat lebih besar dibanding penyelenggaraan perdananya pada 2022.

“Dari area awal seluas 30 ribu meter persegi, tahun ini kami menghadirkan pameran seluas 90 ribu meter persegi,” ujar Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, dalam sambutannya, dikutip dari Tempo.

GJAW 2025 berlangsung selama 21–30 November dengan jam operasional pukul 11.00–21.00 WIB pada hari kerja dan 10.00–21.00 WIB di akhir pekan. Tiket dapat dibeli secara daring melalui Auto360 seharga Rp 35.000 (weekday) dan Rp 70.000 (weekend), sementara pembelian langsung di lokasi masing-masing Rp 50.000 dan Rp 80.000.

Lebih dari 80 merek otomotif dan industri pendukung meramaikan pameran tahun ini. Terdapat 33 merek kendaraan penumpang, 10 merek roda dua, 2 karoseri, serta lebih dari 40 merek industri pendukung. Partisipasi beragam ini menegaskan posisi GJAW sebagai barometer inovasi otomotif nasional.

Sejumlah teknologi baru ditampilkan. Toyota meluncurkan Veloz Hybrid dengan harga mulai Rp 299 juta sebagai bagian dari perluasan lini elektrifikasi. Merek asal Tiongkok, Changan, melakukan debut di Indonesia dengan dua model kendaraan listrik (EV), sementara sub-brand Chery Group, LEPAS, memperkenalkan LEPAS L8 untuk pertama kalinya.

Segmen roda dua juga tampil kompetitif. Aprilia, Royal Enfield, Vespa, DIBAO, Moto Guzzi, Scomadi, Piaggio, hingga Polytron turut serta. Polytron meluncurkan skuter listrik FOX 350 yang memiliki jangkauan 130 km.

GJAW 2025 turut menghadirkan berbagai area interaktif bagi pengunjung. Fasilitas Indoor EV Test Drive seluas 4.000 meter persegi, Racing Simulator Competition, Push Bike Competition, Campervan Show, hingga Paper Craft Competition menjadi bagian dari rangkaian acara. Panitia juga menyediakan shuttle bus gratis dari Stasiun Rawa Buntu, The Breeze, AEON Mall, Edutown 2, dan Pasar Modern Intermoda.

Putu Juli Ardika menegaskan bahwa penyelenggaraan GJAW 2025 menjadi momentum penting bagi industri otomotif menjelang akhir tahun. “Kami berharap penyelenggaraan tahun ini dapat menciptakan momentum penjualan yang masif dan menjadi dorongan penting bagi industri otomotif nasional menjelang akhir 2025,” pungkasnya.

Hasil Inter Milan vs AC Milan: Derby della Madonnina Dimenangkan Rossoneri 1-0

3

Nusavoxmedia.id – Christian Pulisic menjadi penentu kemenangan AC Milan dalam laga Serie A bertajuk Derby della Madonnina melawan Inter Milan di San Siro, Senin (24/11/2025) dini hari WIB. Satu golnya pada babak kedua memastikan Milan meraih tiga poin dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Inter tampil menekan sejak awal. Marcus Thuram dan Francesco Acerbi hampir membuka keunggulan, namun kedua peluang mereka hanya membentur tiang gawang. Mike Maignan juga membuat penyelamatan penting saat menahan sepakan voli Lautaro Martínez. Meski tertekan, Milan menjaga pertahanan dengan disiplin.

Gol terjadi pada menit ke-54 melalui serangan cepat. Tembakan Alexis Saelemaekers dari luar kotak penalti ditepis Yann Sommer, tetapi bola muntah disambar Pulisic dari jarak dekat untuk mengubah skor. Milan memanfaatkan peluang yang datang meski tidak mendominasi pertandingan.

Inter terus berupaya menyamakan kedudukan. Federico Dimarco dan Alessandro Bastoni mencoba melepaskan tembakan jarak jauh, namun Maignan kembali sigap. Tekanan Inter memuncak saat Strahinja Pavlovic dinilai menginjak kaki Thuram dan wasit memberikan penalti setelah meninjau VAR. Hakan Çalhanoglu gagal memanfaatkannya setelah eksekusinya dibaca Maignan.

Setelah kegagalan penalti tersebut, Inter kesulitan membongkar pertahanan Milan hingga pertandingan berakhir. Pulisic tidak banyak berkomentar seusai laga, sementara dari kubu Inter, Thuram mengakui timnya kurang beruntung. “Kami menciptakan banyak peluang, tapi penjaga gawang mereka luar biasa malam ini,” ujarnya, dikutip dari Reuters.

Manajer Massimiliano Allegri mengapresiasi ketenangan timnya seusai laga.

“Kami tidak harus bermain indah, kami hanya butuh efektif. Saat momen datang, kami ambil tanpa ragu,” ucapnya kepada media, dikutip dari Reuters. Ia menyebut Pulisic dan Saelemaekers sebagai kunci serangan balik Milan.

Kemenangan ini mengangkat Milan ke posisi kedua klasemen Serie A dengan 25 poin, terpaut dua angka dari Roma. Inter turun ke peringkat empat dan perlu memperbaiki konsistensi jelang rangkaian laga sulit berikutnya.

BGN Kaji Program MBG di Badui, Pertimbangkan Adat & Akses Wilayah

1

Nusavoxmedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, kini tengah dikaji oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kajian ini dinilai penting mengingat wilayah Badui memiliki karakteristik perbukitan dan tanah hak ulayat yang sulit dijangkau.

Selain distribusi, BGN juga menekankan perlunya penyesuaian dengan adat lokal agar program tidak menimbulkan konflik.

Koordinator BGN Wilayah Kabupaten Lebak, Asep Royani, menjelaskan bahwa penyusunan petunjuk teknis menjadi kunci agar pendistribusian makanan bergizi bisa menjangkau kelompok sasaran seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak.

“Itu harus dipelajari supaya pendistribusian MBG benar-benar tidak menemukan kendala agar penerima manfaat dengan lancar dan aman,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga: BGN Gandeng Pakar Gizi dari Berbagai Universitas untuk Perkuat Program MBG

Asep menambahkan bahwa pengkajian harus dilakukan secara cermat karena mayoritas masyarakat Badui berada di ladang pada siang hari untuk menanam padi huma, sayur, hingga palawija.

Situasi ini membuat skema distribusi perlu menyesuaikan aktivitas harian masyarakat adat. Ia juga menyebut kemungkinan dibangunnya dapur gizi di beberapa titik agar penyaluran menu makanan dapat dilakukan lebih mudah.

Sementara itu, Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, menegaskan bahwa masyarakat Badui tidak menolak program selama tidak bertentangan dengan tradisi setempat.

“Kami tidak ada masalah program MBG jika satu sama dan satu rasa untuk masyarakat Badui juga tidak bertentangan dengan adat dan tidak menimbulkan konflik,” tegasnya.

Namun ia mengaku belum mengetahui teknis pembagian makanan karena anak-anak di wilayah tersebut tidak bersekolah.

Program MBG merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada peningkatan gizi anak-anak Indonesia. BGN meyakini program ini dapat memberi dampak signifikan bila disesuaikan dengan kondisi lokal masyarakat adat.

Kajian mendalam diperlukan agar distribusi makanan bergizi tidak terhambat medan dan tetap selaras dengan nilai budaya masyarakat Badui. Program MBG diharapkan dapat meningkatkan akses gizi tanpa mengganggu harmoni adat yang selama ini dijaga.

BGN Gandeng Pakar Gizi dari Berbagai Universitas untuk Perkuat Program MBG

1

Nusavoxmedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat dukungan dari kalangan akademisi. Sejumlah pakar gizi dan pangan dari berbagai universitas berkumpul dalam pertemuan yang diinisiasi Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, di Kantor BGN, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).

Pertemuan tersebut menjadi momentum pembentukan tim pakar guna memastikan pelaksanaan program MBG dapat berjalan sesuai standar dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Nanik menyampaikan apresiasinya atas kesediaan para pakar untuk terlibat langsung.

“Terima kasih sudah bergabung dengan kami, semoga kami bisa belajar banyak dari Bapak-Bapak dan Ibu. Semoga kita semua bisa membantu Presiden memperbaiki program andalan Presiden ini,” ujarnya dalam forum tersebut, dikutip dari Detik.

Baca Juga: Kerja Sama BGN dan Danantara Dorong Percepatan Dapur MBG di Seluruh Indonesia

Dalam kesempatan lain, Nanik juga menegaskan bahwa potensi kekurangan ahli gizi dapat diatasi melalui kerja sama lintas pihak. Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) diperkirakan memiliki sekitar 16 ribu ahli gizi, dan BGN siap bekerja sama untuk merumuskan penyediaan tenaga tambahan.

Guru Besar Ilmu Gizi dari Institut Pertanian Bogor, Profesor Hardinsyah, menyambut baik pembentukan tim pakar tersebut.

“Kami sangat berterima kasih telah dilibatkan secara resmi sebagai narasumber, fasilitator, dan turut serta dalam memikirkan solusi untuk persoalan bangsa,” katanya. Ia menilai kolaborasi ini akan membuat komitmen para pakar menjadi lebih terstruktur.

Sejumlah akademisi juga menekankan pentingnya edukasi berbasis riset. Universitas Sahid melalui Fakultas Teknologi Pangan disebut telah melakukan edukasi gizi di masyarakat bersama Pemerintah Kota Depok.

Sementara itu, Universitas Airlangga menyatakan kesiapannya melakukan pemantauan gizi di sekolah penerima manfaat MBG.

“Dari Unair kami sudah merancang kegiatan pemantauan gizi ke sekolah-sekolah penerima MBG,” tutur Prof Trias Mahmudianto. Ia juga menyatakan kesediaannya memberikan edukasi tentang keamanan pangan.

Pandangan serupa disampaikan Profesor Teti Estiasih dari Universitas Brawijaya, yang menegaskan bahwa keamanan pangan harus menjadi prioritas.

“Semua dapur MBG wajib untuk menjaga keamanan pangan, karena ini adalah investasi jangka panjang,” tegasnya. Ia berharap BGN memastikan risiko yang merugikan siswa dapat dicegah.

Dukungan juga datang dari pakar kesehatan masyarakat Universitas Hasanuddin, Sudirman Nasir, yang meyakini MBG berpotensi menjadi capaian besar Indonesia berikutnya.

Sementara ahli gizi klinis Universitas Diponegoro, Muhammad Syauqi, mengingatkan pentingnya informasi yang benar.

“Jangan sampai program yang sangat bagus ini malah kemudian tidak berlanjut karena informasi yang salah,” katanya.

Melalui dukungan para akademisi dan perluasan kerja sama dengan Persagi, BGN berharap pelaksanaan MBG dapat berlangsung lebih terukur. Tim pakar ini juga diharapkan menjadi motor edukasi bagi masyarakat serta memastikan program tetap berada di jalur yang tepat.

Jokowi Pidato di Bloomberg New Economy: Infrastruktur dan AI Jadi Kunci Masa Depan Bangsa Indonesia

3

Nusavoxmedia.id – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menegaskan kembali pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai fondasi ekonomi Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya pada Bloomberg New Economy Forum 2025 di Singapura, Jumat (21/11/2025).

Jokowi menjelaskan bahwa investasi besar pada infrastruktur fisik dan digital merupakan syarat utama agar negara dapat melompat menjadi ekonomi kuat.

“Saat pertama kali menjabat sebagai Presiden, saya memiliki satu pertanyaan utama yaitu bagaimana membangun perekonomian yang kuat bagi 280 juta penduduk? Kami menyadari tidak ada solusi instan. Karena itu, kami memprioritaskan fondasi utama seperti pembangunan jalan, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik, dan infrastruktur digital.” ujar Jokowi dalam pidatonya, dilansir dari kanal Youtube Bloomberg New Economy.

Menurut Jokowi, pembangunan infrastruktur membuat Indonesia memasuki era intelligent economy. Kemajuan digital yang kini dirasakan hingga desa-desa disebut sebagai bukti transformasi tersebut. Ia mencontohkan pertumbuhan ekosistem startup seperti Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Halodoc yang muncul karena dukungan regulasi dan percepatan digitalisasi.

“QRIS Indonesia membuat pembayaran digital mudah dan universal. Hari ini, pedagang kecil di desa bisa menggunakan sistem yang sama dengan korporasi besar di Jakarta,” jelas Jokowi.

Baca Juga: Kerja Sama BGN dan Danantara Dorong Percepatan Dapur MBG di Seluruh Indonesia

Ia juga menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan, machine learning, dan data sebagai fondasi ekonomi Indonesia ke depan.

“Bagi generasi muda, adalah tanggung jawab kita untuk memastikan mereka memahami dan mempelajari AI, karena masa depan ada di sana,” katanya.

Dalam pidatonya, Jokowi juga menegaskan bahwa transformasi ekonomi tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada kemampuan masyarakat beradaptasi. Ekonomi cerdas, katanya, memerlukan integrasi antara sistem sosial, pemerintahan, dan industri.

Ia juga mendorong lembaga internasional seperti IMF, Bank Dunia, dan WTO untuk menyesuaikan instrumen keuangan dan sistem perdagangan global menghadapi era ekonomi baru.

“Kita harus mendefinisikan ulang proses, sistem, dan strategi agar kita bisa tumbuh lebih baik dan lebih cepat,” tegasnya.

Menutup pidatonya, Jokowi menyampaikan bahwa perjalanan Indonesia dalam satu dekade terakhir menunjukkan pentingnya transformasi yang berkelanjutan. Dengan fondasi hilirisasi, digitalisasi, serta pelatihan UMKM, ia menilai Indonesia berada di jalur yang tepat menuju ekonomi cerdas.

“Saya percaya bahwa dalam ekonomi baru ini, intelligence economy, bangsa, perusahaan, dan masyarakat yang dapat mengintegrasikan kecerdasan ke dalam pemerintahan, industri, dan sistem sosial akan tumbuh lebih baik dan lebih cepat. Dan saya juga percaya bahwa dalam 5 hingga 10 atau 15 tahun ke depan, akan ada revolusi robot humanoid besar-besaran, dan akan ada revolusi AI yang besar. Jadi, bersiaplah dan waspadalah akan hal ini.” pungkasnya.

Kerja Sama BGN dan Danantara Dorong Percepatan Dapur MBG di Seluruh Indonesia

4

Nusavoxmedia.id – Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Kamis (20/11/2025) untuk mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

MoU ini memperkuat skema pembiayaan terstruktur bagi pembangunan dapur gizi di berbagai daerah, melalui akses kredit bersyarat seragam yang dikelola Danantara Indonesia. Skema tersebut ditujukan agar pembangunan SPPG berjalan lebih cepat, profesional, serta memenuhi standar layanan gizi nasional.

“Kolaborasi dengan Danantara Indonesia akan memperkuat kemampuan kami untuk memperluas jangkauan layanan gizi secara terukur dan berkualitas di seluruh daerah,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana, dikutip dari Kompas.

Baca Juga: Usai Putusan MK, Bahlil Tegaskan Polisi dan Jaksa Aktif Selama Ini Justru Perkuat ESDM

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan dukungan pembiayaan ini menjadi fondasi tata kelola yang lebih konsisten dan transparan untuk memperkuat ekosistem layanan gizi nasional.

“Melalui dukungan pembiayaan yang terstruktur dan akuntabel, Danantara Indonesia berkomitmen memperkuat ekosistem layanan gizi nasional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (20/11).

Rosan menambahkan pembangunan SPPG tidak hanya memperkuat layanan gizi, tetapi juga mendorong ekonomi lokal melalui pelibatan koperasi desa, UMKM pangan, petani, dan nelayan sebagai bagian dari rantai pasok.

“Skema pembiayaan yang disepakati hari ini bukan hanya soal pendanaan, tetapi tentang membangun fondasi tata kelola yang konsisten, transparan, dilakukan oleh tim yang profesional,” ujar Rosan.

Selanjutnya, pengaturan teknis akan diwujudkan melalui perjanjian kredit antara bank mitra dan pelaku usaha. Dengan infrastruktur SPPG yang lebih kuat, program MBG diharapkan mampu berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Usai Putusan MK, Bahlil Tegaskan Polisi dan Jaksa Aktif Selama Ini Justru Perkuat ESDM

1

Nusavoxmedia.id – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut keberadaan polisi dan jaksa aktif di kementeriannya selama ini membantu pengawasan sektor energi dan pertambangan. Pernyataan itu disampaikan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) melarang anggota Polri aktif menduduki jabatan sipil tanpa mengundurkan diri.

“Sangat, sangat membantu. Polisi aktif, kemudian jaksa aktif. Jaksa juga kan ada di kantor kami. Dirjen Gakkum kan dari jaksa. Dan saya pikir ini sebuah kolaborasi yang baik dan sangat membantu,” ujarnya di Istana, usai bertemu Presiden Prabowo, Kamis (20/11/2025), dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 menghapus frasa “atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri” dalam Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU No. 2/2002 tentang Kepolisian. Dengan perubahan itu, anggota Polri aktif yang ingin menduduki jabatan sipil wajib mengundurkan diri atau pensiun, sejalan dengan TAP MPR No. VII/MPR/2000.

Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur dalam putusan itu menjelaskan bahwa frasa tersebut memang menimbulkan perluasan norma.

“Berdasarkan seluruh pertimbangan hukum tersebut di atas, dalil para Pemohon bahwa frasa ‘atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri’ dalam Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU 2/2002 telah ternyata menimbulkan kerancuan dan memperluas norma… adalah beralasan menurut hukum.” ujarnya, dikutip dari Kompas.

Baca Juga: Cak Imin Soroti Ketimpangan Ekonomi: Pertumbuhan 5% Tapi Rakyat Masih Sulit

Di Kementerian ESDM, saat ini terdapat sejumlah aparat penegak hukum aktif, termasuk Inspektur Jenderal Komjen Pol Yudhiawan Wibisono serta Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) yang dijabat jaksa Rilke Jeffri Huwae.

Bahlil mengatakan pihaknya akan menunggu kajian lanjutan pemerintah sebelum menyesuaikan posisi para anggota Polri aktif yang bertugas di kementerian tersebut.

“Di ESDM ada beberapa anggota dari Polri, termasuk Inspektur Jenderal kita. Itu pangkatnya Bintang 3 atau apa namanya, komjen ya. Dan setelah ada keputusan MK, nanti kita lihat perkembangan apa yang menjadi kajian dari Menpan RB, kemudian dari Mendagri, kemudian dari Menteri Hukum. Apa yang menjadi kajian, setelah itu, baru kami akan ikuti,” tutur Bahlil.

Ia menegaskan Kementerian ESDM akan mengikuti seluruh ketentuan yang diputuskan pemerintah pasca putusan MK, sembari menjaga kesinambungan kerja dan koordinasi antar-lembaga di sektor energi dan pertambangan.

“Kita lihat aturan pasca putusan MK, apa yang diputuskan menteri hukum, Menpan RB, pasti akan menjadi rujukan,” pungkasnya.