Nusavoxmedia.id – Konflik antara Kylian Mbappe dan Paris Saint-Germain (PSG) memanas setelah keduanya membawa perselisihan finansial ke pengadilan buruh Paris, Senin (17/11/2025). Mbappe menuntut lebih dari 260 juta euro, mencakup gaji, bonus, serta dugaan pemutusan kerja tidak adil dan pelecehan moral. Pengacara pemain berusia 26 tahun itu menegaskan bahwa ia hanya menuntut hak yang seharusnya dilindungi oleh hukum.
Masalah bermula sejak 2023, ketika Mbappe menolak memperpanjang kontraknya. PSG merespons tegas dengan mencoretnya dari tur pramusim ke Jepang dan Korea Selatan, memisahkannya dari tim utama, serta membatasi latihannya hanya dengan pemain cadangan. Mbappe bahkan absen di laga pembuka musim, meski akhirnya kembali ke skuad setelah dialog dengan manajemen klub.
Sementara itu, PSG mengklaim Mbappe pernah menyetujui perjanjian lisan untuk melepaskan bonus dan sebagian gajinya demi lindungi kondisi finansial klub. Namun, tim hukum Mbappe membantah, menyebut tidak ada bukti tertulis dari kesepakatan tersebut. Menurut PSG, Mbappe bertindak tidak loyal karena menyembunyikan niat hengkang selama hampir 11 bulan, sehingga klub kehilangan peluang jual pemain di bursa transfer.
Dalam pernyataan resminya, PSG menyebut Mbappe “secara sengaja menutup peluang klub mendapatkan pemasukan transfer” setelah menolak tawaran 300 juta euro dari Al-Hilal pada 2023. Karena dianggap rugikan kesempatan besar, PSG kini menuntut kompensasi hingga 440 juta euro, termasuk kerusakan citra dan pelanggaran iktikad baik kontrak.
Mbappe resmi bergabung ke Real Madrid pada Juni 2024 dengan status bebas transfer, keputusan yang dirasa PSG sangat merugikan mengingat mereka merekrutnya dari AS Monaco pada 2017 dengan biaya 180 juta euro. Klub menilai Mbappe sudah merencanakan kepergiannya tanpa memberi ruang bagi PSG untuk mengatur strategi transfer.
Dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan, Mbappe juga menuding adanya tekanan psikologis yang berlebihan selama masa pembekuan dirinya dari tim utama.
“Dia tidak meminta perlakuan spesial, hanya keadilan sesuai hukum,” kata salah satu penasihat hukumnya, dikutip dari ESPN.
Selain gaji tertunda senilai 55 juta euro, Mbappe juga meminta klasifikasi ulang kontraknya dari kontrak berjangka menjadi kontrak permanen agar ia berhak atas pesangon dan kompensasi pemutusan kerja yang tidak adil. Keputusan pengadilan buruh Paris diperkirakan diumumkan pada 16 Desember nanti, berpotensi jadi preseden hukum besar di sepak bola Eropa.
Di tengah konflik ini, Mbappé tetap dikenal sebagai salah satu pemain tersukses dalam sejarah PSG, ia mencetak 256 gol dan 110 assist dalam 308 laga, serta meraih lebih dari 15 trofi domestik.


[9316]Rich9 Login & Register: Best Online Casino Slots in the Philippines | Download the Rich9 App Join Rich9, the top casino online in the Philippines! Enjoy premium Rich9 slots, easy Rich9 register, and fast Rich9 login. Download the Rich9 app today and win big! visit: rich9