Kasus Penamparan Siswa di SMAN 1 Cimarga Berakhir Damai, Kepala Sekolah Kembali Aktif

Nusavoxmedia.id – Kasus dugaan penamparan siswa oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten, akhirnya tuntas lewat jalur damai. Setelah melalui mediasi panjang yang difasilitasi Gubernur Banten Andra Soni bersama Sekda Deden Apriandhi, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa tekanan dari mana pun.

Kepala Sekolah Dini Fitria dan orang tua siswa, Tri Indah Alesti, menandatangani surat perdamaian di sekolah, Kamis (16/10/2025). Dalam pernyataan itu, keduanya sepakat saling memaafkan.

Resti Komalawati selaku Kuasa hukum keluarga siswa membacakan surat perjanjian damai. “Kami, kedua belah pihak, sepakat berdamai secara kekeluargaan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun,” ucap Resti, seperti dikutip Detik.

Resti memastikan bahwa laporan polisi terkait kasus tersebut telah resmi dicabut di Mapolres Lebak. Dilansir dari BeritaSatu, Ia menjelaskan, kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai dan sepakat menyelesaikan masalah melalui musyawarah. Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki membenarkan pencabutan laporan itu dan menyebut bahwa proses hukum selanjutnya akan ditempuh melalui mekanisme restorative justice.

Baca Juga: Ulang Tahun ke-74, Presiden Prabowo Dapat Ucapan Hangat dari Tokoh Nasional hingga Artis

Sebelumnya, kasus ini sempat viral setelah seorang siswa kelas XII kedapatan merokok di lingkungan sekolah dan disebut mendapat tindakan disiplin fisik dari kepala sekolah. Akibatnya, ratusan siswa mogok belajar selama dua hari. Namun setelah pertemuan dengan Gubernur Andra Soni, seluruh siswa sebanyak 634 orang akhirnya kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa penonaktifan sementara Kepala SMAN 1 Cimarga bukan merupakan bentuk hukuman, melainkan langkah untuk menenangkan situasi di lingkungan sekolah.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, atas arahan Gubernur Andra Soni, menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan tersebut akan ditempuh secara kekeluargaan dengan menekankan tiga hal utama yaitu proses belajar mengajar tetap berjalan normal, kedua belah pihak saling memaafkan, dan laporan hukum dicabut.

Setelah mediasi selesai, Dini Fitria resmi diaktifkan kembali sebagai kepala sekolah. Ia mengaku bersyukur atas penyelesaian damai ini dan berterima kasih kepada pemerintah daerah serta semua pihak yang membantu.

“Saya hanya ingin anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga ke depan ada coaching dan pembinaan bagi pendidik,” ujarnya, dikutip dari Tirto.id.

Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten memastikan akan mendampingi seluruh siswa melalui sesi konseling pascainsiden. Deden Apriandhi, Sekda Banten, menegaskan bahwa penyelesaian damai ini menjadi contoh penerapan nilai musyawarah dan pendidikan karakter di sekolah.

Related Articles

2 KOMENTAR

  1. [9064]Solcasino Philippines: Best Online Slots, Easy Registration & App Download. Claim Your Sign Up Bonus and Login to Solcasino Today! Experience the best Solcasino online slots in the Philippines! Complete your Solcasino registration today to claim an exclusive sign up bonus. Enjoy a secure Solcasino login and fast Solcasino app download to play and win anytime, anywhere. Join the ultimate gaming destination now! visit: Solcasino

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kunjungi Media Sosial Kami

440PengikutMengikuti
2,430PelangganBerlangganan

Latest Articles