Beranda blog Halaman 64

Kericuhan Demo di Makassar Berujung Tragedi, Gedung DPRD Dibakar dan Tiga Orang Tewas

2

Nusavoxmedia.id – Situasi di Makassar memanas pada Jumat malam (29/8/2025) ketika aksi demonstrasi yang awalnya digelar mahasiswa di depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) berubah ricuh. Massa yang bergerak dari Jalan AP Pettarani menuju Kantor DPRD Kota Makassar membakar ban, merusak pagar, dan mengadang kendaraan besar untuk dijadikan panggung orasi.

Kerusuhan semakin sulit dikendalikan ketika gedung DPRD Makassar diserbu. Api melalap area parkir setelah massa membakar sejumlah motor dan mobil yang ada di dalam kompleks. “Enam sepeda motor ditarik keluar lalu dibakar. Setelah itu api merembet ke gedung,” tutur salah seorang saksi mata, dikutip dari Liputan6. Dari luar gedung terdengar pekikan massa yang berulang kali meneriakkan “revolusi”.

Tragedi tidak dapat dihindari. Beberapa orang yang terjebak di dalam gedung berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai atas. Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Syaiful, dan seorang anggota Satpol PP menjadi korban setelah mencoba keluar dari lantai tiga. Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga: Prabowo Kecam Insiden Ojol Tewas Dilindas Rantis, Janji Usut Tuntas dan Jamin Keluarga Korban

Kepala Bagian Humas DPRD Makassar, Syahril, menyebut ada pula korban yang meninggal di tempat akibat terjebak kobaran api. Salah satunya adalah staf pendamping anggota dewan, bernama Sarina. “Ada yang terjebak di lantai dua. Satu meninggal karena terbakar,” jelasnya.

Kepala BPBD Makassar, M. Fadli Tahar, menambahkan data terakhir mencatat tiga korban jiwa, sementara lima orang lainnya mengalami luka serius. “Tiga korban meninggal, dua pria dan satu perempuan. Tiga lainnya dalam kondisi kritis,” ujarnya.

Tidak berhenti di situ, amarah massa meluas ke titik lain. Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sulsel ikut menjadi sasaran. Pos polisi di persimpangan Jalan Pettarani–Jalan Sultan Alauddin dibakar setelah sebelumnya dilempari batu.

Baca Juga: Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis, BEM SI dan BEM UI Serukan Gelombang Aksi Nasional

Kerusuhan ini dipicu oleh dua isu besar yaitu protes kenaikan tunjangan anggota DPR serta kemarahan atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang sehari sebelumnya dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi di Pejompongan, Jakarta. Peristiwa itu memantik solidaritas mahasiswa dan masyarakat di Makassar, yang kemudian meluas menjadi kerusuhan besar.

Prabowo Kecam Insiden Ojol Tewas Dilindas Rantis, Janji Usut Tuntas dan Jamin Keluarga Korban

1

Nusavoxmedia.id – Tragedi yang menimpa pengemudi ojek online Affan Kurniawan di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam, memantik reaksi keras dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan duka mendalam sekaligus rasa kecewa terhadap tindakan aparat melalui keterangan video di akun YouTube Kementerian Sekretariat Negara RI, Jumat (29/8).

“Saya sangat prihatin dan sedih atas peristiwa ini. Saya terkejut dengan tindakan berlebihan petugas,” ucap Prabowo.

Kepala Negara menegaskan bahwa kasus tersebut tidak boleh berhenti begitu saja. Ia menginstruksikan agar insiden itu diusut tuntas dan transparan. Bahkan, ia menekankan aparat yang terbukti bersalah akan dikenakan sanksi hukum paling tegas. “Mereka yang terbukti melanggar akan bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Baca Juga: Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis, BEM SI dan BEM UI Serukan Gelombang Aksi Nasional

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga almarhum Affan. Pemerintah, kata dia, akan memberi perhatian khusus terhadap keluarga korban. “Kehidupan orang tua maupun saudara-saudara almarhum akan dijamin negara,” tambahnya.

Sebelumnya,Insiden ini terjadi ketika aparat Brimob tengah mengamankan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR yang berujung ricuh. Rantis yang melintas diduga menabrak Affan hingga tewas di tempat. Sejumlah saksi menyebut korban dilindas oleh Rantis itu padahal seharusnya masih bisa mundur.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah menemui keluarga korban di RSCM pada Jumat dini hari. Dengan wajah muram, ia meminta maaf secara langsung kepada keluarga almarhum. “Saya menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas musibah ini,” ujarnya.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf ke Keluarga Ojol Korban Rantis Brimob

Dalam pesannya, Presiden Prabowo juga mengingatkan publik untuk tetap tenang. Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat tetap bisa disampaikan dengan cara yang sah, namun harus dihindari upaya-upaya provokasi yang berpotensi menimbulkan kekacauan. “Kita tidak boleh memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin menimbulkan huru-hara,” jelasnya.

Prabowo menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa bangsa Indonesia tengah berbenah untuk menjadi negara yang kuat, mandiri, dan sejahtera. Ia mengajak seluruh rakyat untuk tetap bersatu menghadapi situasi sulit ini.

Manchester United Lepas Garnacho ke Chelsea, Kontrak Panjang Disepakati

1

Nusavoxmedia.id – Negosiasi panjang antara Chelsea dan Manchester United akhirnya menemui titik terang. Menjelang penutupan bursa transfer Premier League 1 September, kedua klub rival ini dikabarkan sudah sepakat terkait masa depan Alejandro Garnacho. Laporan Fabrizio Romano, jurnalis spesialis bursa transfer, menyebutkan bahwa kedua belah pihak sepakat di angka 40 juta pound (sekitar Rp884 miliar), lebih rendah dari harga awal yang diminta MU, yaitu 50 juta pound, pada Jumat (29/8/2025) malam.

Garnacho sendiri diyakini sudah membubuhkan tanda tangan kontrak jangka panjang hingga 2032 di Stamford Bridge. Sejak awal tahun, The Blues memang sudah menaruh minat besar kepada pemain asal Argentina ini, meski upaya pertama sempat gagal. Hubungannya dengan manajer United, Ruben Amorim, yang kian merenggang membuat pintu keluar terbuka lebar. Amorim bahkan sempat menyinggung bahwa Garnacho mencari lingkungan baru dengan kepemimpinan berbeda.

Meski sempat diincar Napoli, Bayern München, hingga klub Arab Saudi dengan tawaran fantastis, Garnacho menegaskan keinginannya hanya tertuju ke Chelsea. Musim lalu, ia mencatat 11 gol dan 10 assist dalam 58 pertandingan, walau penampilannya tidak mampu mengangkat MU dari peringkat 15 klasemen.

Bagi Chelsea, kedatangan Garnacho dipandang penting untuk memperkuat lini serang muda mereka. Enzo Maresca, pelatih The Blues, menilai eks Atletico Madrid ini pelengkap ideal untuk skuad yang sudah berisi nama-nama seperti Jamie Gittens, Estevao, Joao Pedro, dan Liam Delap. “Ia akan memberikan warna baru di sayap dan memperdalam opsi serangan,” kata sumber internal klub yang dikutip media Inggris.

Alejandro Garnacho telah tiba di London untuk menjalani tes medis, dengan transfer senilai £40 juta plus klausul penjualan 10% yang disepakati dengan Manchester United, Jumat (29/8/2025). (Foto: X/@FabrizioRomano).

Chelsea musim panas ini sudah menggelontorkan dana lebih dari 250 juta pound untuk belanja pemain. Namun transfer Garnacho tidak bergantung pada penjualan bintang lain seperti Christopher Nkunku atau Nicolas Jackson, meski keduanya santer disebut akan hengkang. Dengan kedatangannya, The Blues ingin mempertahankan reputasi setelah musim lalu sukses mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub serta UEFA Conference League.

Di sisi Manchester United, hengkangnya Garnacho bukanlah satu-satunya perubahan. Rasmus Hojlund disebut hampir pasti bergabung dengan Napoli lewat skema pinjaman disertai kewajiban membeli senilai 40 juta euro. Selain itu, Tyrell Malacia, Antony, dan Jadon Sancho juga masuk daftar jual karena tidak masuk rencana Amorim.

Kepindahan Garnacho ke Chelsea menandai salah satu transfer paling mencuri perhatian di bursa kali ini yaitu seorang pemain muda berbakat yang memilih meninggalkan Old Trafford demi tantangan baru bersama rival sekota.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf ke Keluarga Ojol Korban Rantis Brimob

1

Nusavoxmedia.id – Tragedi yang menewaskan pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan setelah dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025), menuai reaksi cepat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tak menunggu lama, ia menemui keluarga korban di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dini hari berikutnya.

Dalam pertemuan tersebut, suasana haru tak terelakkan. Sigit yang hadir bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri tampak membungkuk hormat dan memeluk salah seorang kerabat Affan. Air mata keluarga pun pecah, sementara Kapolri beberapa kali terdengar meminta maaf. “Saya turut berduka, mohon maaf atas musibah yang terjadi,” ucapnya di RSCM Jakarta, Jumat (29/8) dini hari WIB.

Sebelumnya, insiden ini sempat terekam kamera warga dan menyebar luas di media sosial. Dalam video, rantis terlihat melaju kencang saat kerumunan massa mencoba menyelamatkan diri. Seorang pengendara ojol yang mengenakan jaket Gojek terjatuh, lalu dilindas. Peristiwa itu terjadi saat aparat berusaha membubarkan demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR.

Baca Juga: Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis, BEM SI dan BEM UI Serukan Gelombang Aksi Nasional

Kapolri menegaskan institusinya bertanggung jawab penuh. Ia menginstruksikan Pusdokkes, Karumkit, hingga Divisi Propam untuk segera turun tangan, baik menangani keluarga maupun mengusut penyebab tragedi. “Saya sudah perintahkan langkah medis dan investigasi internal. Anggota yang terkait sedang diperiksa Propam,” jelasnya.

Jenderal Sigit juga menyampaikan bela sungkawa langsung kepada keluarga besar komunitas ojek online. Ia berharap ke depan situasi tetap kondusif. “Saya menyampaikan permintaan maaf sedalam-dalamnya kepada keluarga, rekan-rekan ojol, dan masyarakat. Kami akan memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan,” katanya.

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyebut tujuh personel Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam kendaraan saat insiden kini tengah dimintai keterangan. Nama-nama anggota tersebut telah teridentifikasi dan akan diproses sesuai aturan.

Selain bertemu keluarga, Kapolri juga mendatangi tokoh lingkungan tempat tinggal Affan, termasuk pengurus RT, RW, dan masjid. Ia memastikan Polri membantu penuh dalam prosesi pemakaman. “Kami siap mendampingi semua kebutuhan almarhum hingga pemakaman selesai,” ujarnya.

Dengan pernyataan maaf terbuka hingga tindakan investigasi internal, Polri berusaha meredam kemarahan publik. Namun, kasus ini tetap menyisakan pertanyaan besar tentang prosedur pengamanan demonstrasi dan penggunaan kendaraan taktis di tengah kerumunan sipil.

Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis, BEM SI dan BEM UI Serukan Gelombang Aksi Nasional

2

Nusavoxmedia.id – Insiden seorang pengemudi ojek online yang meninggal setelah dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025), memicu amarah publik dan gelombang aksi protes dari mahasiswa. Tragedi itu terjadi ketika aparat membubarkan demonstrasi di sekitar DPR, yang awalnya berlangsung damai sejak pagi hari.

Sejumlah saksi mata menyebut mobil lapis baja tersebut tetap melaju meski korban sudah terjatuh. Dalam rekaman video amatir yang beredar luas, terlihat warga berteriak dan berusaha menghentikan kendaraan, namun rantis terus meninggalkan lokasi. “Saya lihat sendiri ada pengendara ojol jatuh, tapi mobil itu tidak berhenti, malah melindasnya,” tutur Kevin, salah satu penghuni Rusun Benhil II, dikutip dari Tempo.

Peristiwa itu memicu kegeraman. Mahasiswa yang sebelumnya bubar kembali berkumpul, sementara warga sekitar ikut mengepung kendaraan. Polisi juga menembakkan gas air mata ke arah permukiman, membuat penghuni hingga lantai atas apartemen merasakan dampaknya.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf ke Keluarga Ojol Korban Rantis Brimob

Kemarahan atas insiden tersebut segera bertransformasi menjadi seruan aksi nasional. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengajak masyarakat turun ke jalan menolak tindakan represif kepolisian. Melalui unggahan di akun resmi media sosial mereka, BEM SI menuliskan bahwa aksi ini bukan sekadar penolakan terhadap kebijakan, tetapi juga perlawanan terhadap sikap aparat yang dianggap anarkis. “Kami ingin didengar, bukan dibungkam dengan pentungan dan gas air mata,” tegas mereka.

BEM SI menjadwalkan titik aksi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat siang (29/8), dengan rencana long march dari FX Sudirman. Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, menyebut jumlah massa sulit diprediksi karena diperkirakan membeludak. “Kami fokus menyoroti represifitas aparat, itu yang jadi tuntutan utama,” ujarnya, dikutip dari Detik.

Komunitas ojol berkumpul mengepung Markas Brimob usai tewasnya rekan mereka yang dilindas mobil rantis, memicu gelombang kemarahan ojol di seluruh Indonesia. (Foto: Istimewa)

Tak hanya BEM SI, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) juga menyatakan sikap. Mereka menyerukan aksi di Polda Metro Jaya dengan tajuk “#AparatKeparat”. Dalam keterangan resmi, BEM UI menyebut polisi telah berubah menjadi algojo berseragam yang merendahkan martabat warga sipil. “Kami menuntut pertanggungjawaban atas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang jadi korban,” tulis BEM UI.

Baca Juga: Kemensos Bentuk Gugus Tugas, Sekolah Rakyat Masuki Tahap Penguatan

Tuntutan mahasiswa kali ini terang dan tegas yaitu meminta Polri bertanggung jawab atas kekerasan dan kematian massa aksi, mendesak pencopotan Kapolri serta Kapolda Metro Jaya, menghukum aparat yang terbukti brutal, membebaskan semua demonstran yang ditahan, serta menuntut reformasi institusi Polri.

Gelombang protes yang dipicu tragedi ini diperkirakan terus meluas. Poster-poster aksi dengan seruan pembubaran institusi yang melanggar hak asasi manusia beredar di media sosial, menandai kemarahan publik terhadap wajah aparat yang dinilai semakin jauh dari tugas utama yaitu mengayomi dan melindungi masyarakat.

Kemensos Bentuk Gugus Tugas, Sekolah Rakyat Masuki Tahap Penguatan

1

Nusavoxmedia.id – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto kini memasuki fase penguatan. Setelah hampir satu bulan berjalan, Kemensos menyiapkan pembentukan Gugus Tugas Pengendalian Operasional Sekolah Rakyat. Tim ini diharapkan mampu menjadi garda depan dalam merespons persoalan teknis maupun darurat yang muncul di lapangan.

Wamensos, Agus Jabo Priyono, menyampaikan bahwa nomenklatur gugus tugas sudah diputuskan dan akan segera disahkan. “Kami ingin memastikan setiap sekolah rintisan benar-benar berjalan sesuai harapan. Tugas tim ini mencakup pengawasan program, perbaikan hambatan teknis, pengelolaan fasilitas dan keuangan, hingga memastikan kualitas tenaga pendidik,” ujarnya dalam rapat di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga: Dari Hilirisasi UMKM hingga Nikel Hijau, Strategi Indonesia Mengejar Target Investasi 2025

Sejumlah catatan sudah terkumpul dari berbagai daerah. Di Bogor, misalnya, masih ada murid yang belum mampu membaca dan menulis sehingga membutuhkan pendampingan intensif guru dan psikolog. Sementara di Jakarta Timur, masalah utama justru terletak pada sarana-prasarana yang belum lengkap serta integrasi data dengan sistem pendidikan nasional. Menurut Agus, hal-hal semacam ini yang nantinya akan langsung diawasi gugus tugas agar tidak menghambat perkembangan sekolah.

Hingga kini, terdapat 100 sekolah rintisan yang beroperasi sejak 14 Juli lalu. Pada September mendatang, jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 165. Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Dari kalangan akademisi, apresiasi turut datang. Dilansir dari Kompas, Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Harris Arthur Hedar, menilai program ini strategis karena menyasar akar masalah kemiskinan ekstrem sekaligus angka putus sekolah.

“Pendekatan holistik Sekolah Rakyat memungkinkan lahirnya generasi baru yang tidak lagi terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Model asrama yang disiapkan bukan hanya memberi akses pendidikan, tetapi juga membentuk karakter, menyediakan nutrisi, dan menyiapkan daya saing,” tuturnya.

Baca Juga: Kejar Target Investasi, Pemerintah Optimalkan Sektor Informal

Ia menambahkan, bila program ini konsisten menjangkau daerah 3T, maka cita-cita Indonesia Maju akan semakin dekat. Harris juga mengingatkan bahwa Sekolah Rakyat sejatinya menghidupkan kembali gagasan lama. Pada masa awal kemerdekaan, sekolah dengan nama yang sama pernah menjadi pintu masuk anak-anak dari keluarga sederhana sebelum kemudian berganti dengan sistem sekolah dasar pada dekade 1970-an.

Kini, menurutnya, istilah itu dihidupkan kembali dengan semangat berbeda. Program ini bukan sekadar ruang belajar, melainkan instrumen negara untuk menjamin setiap anak memperoleh kesempatan yang sama.

Chelsea Selangkah Lagi Amankan Alejandro Garnacho dari MU

1

Nusavoxmedia.id – Chelsea kian dekat merekrut Alejandro Garnacho setelah negosiasi intens dengan Manchester United memasuki tahap akhir. Sumber internal menyebutkan kedua klub hampir mencapai kesepakatan di angka £40 juta, lebih rendah dari tuntutan awal Setan Merah yang sempat meminta hingga £70 juta.

Meski sempat mendapat lirikan dari klub besar Eropa lain, winger Argentina berusia 21 tahun itu diyakini hanya ingin melanjutkan karier di Stamford Bridge. Pilihannya menutup pintu bagi opsi Bayern Muenchen maupun tim luar Inggris lainnya. Situasi ini membuat United berada pada posisi tawar yang lemah, apalagi sang pemain tidak lagi masuk rencana manajer baru, Ruben Amorim.

Sejak awal musim, Garnacho bahkan tak tercantum dalam daftar starter maupun cadangan pada dua laga perdana Premier League. Pemain jebolan akademi Atletico Madrid tersebut disebut-sebut kehilangan tempat akibat ketegangan dengan Amorim. Puncaknya, Garnacho terang-terangan mengkritik keputusan pelatih yang mencadangkannya di final Liga Europa kontra Tottenham, sebuah sikap yang membuat hubungannya dengan sang manajer kian memburuk.

Chelsea yang sudah membidik Garnacho sejak bursa Januari lalu segera mengambil kesempatan. Tawaran perdana di kisaran £25 juta–£30 juta sempat ditolak, namun kini The Blues menaikkan nilai hingga mendekati permintaan United. Menurut laporan Daily Mail, kedua pihak sedang memfinalisasi detail akhir sebelum transfer diumumkan.

Dalam kurun empat musim berseragam United, Garnacho telah mencatat 144 pertandingan di semua kompetisi, dengan kontribusi 26 gol dan 22 assist. Catatan itu membuatnya dipandang sebagai tambahan amunisi berharga bagi Chelsea. Kecepatan, kreativitas, serta fleksibilitasnya di sisi sayap dianggap cocok untuk proyek jangka panjang klub London Barat.

Di sisi lain, Chelsea juga masih sibuk merapikan skuad. Nama-nama seperti Raheem Sterling, Nicolas Jackson, Christopher Nkunku, hingga Wesley Fofana dikabarkan masuk daftar jual atau dipinjamkan sebelum jendela transfer ditutup 1 September mendatang. Sementara itu, minat dari AC Milan terhadap Nkunku semakin serius dengan tawaran sekitar £35 juta.

Jika tidak ada aral, Garnacho kemungkinan segera diumumkan sebagai rekrutan anyar Chelsea. Kepindahan ini tak hanya menandai babak baru bagi kariernya, tetapi juga simbol ambisi Chelsea membangun kembali kekuatan lini serang mereka.

Dari Hilirisasi UMKM hingga Nikel Hijau, Strategi Indonesia Mengejar Target Investasi 2025

1

Nusavoxmedia.id – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa target realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun sangat mungkin tercapai. Optimisme itu, kata dia, bukan sekadar harapan, melainkan didasarkan pada tren capaian semester pertama tahun ini yang sudah menembus Rp942,9 triliun atau 49,5 persen dari target tahunan.

Jika pertanyaannya, realisasi investasi tahun 2025 bisakah mencapai target? Dengan confidence, kita nyatakan bisa,” ujar Todotua dalam forum diskusi publik Berani Bicara #4, di Jakarta, Rabu (27/8).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa realisasi investasi bukan sekadar angka prediksi, melainkan data konkret yang dilaporkan seluruh pelaku usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS). Definisinya sederhana yaitu jika sebuah warung menambah kursi, itu sudah tercatat sebagai realisasi investasi. Jadi angka ini nyata dan datang dari lapangan.

Premanisme dan Regulasi: Beban Biaya Tersembunyi

Di balik capaian positif tersebut, Todotua tak menutup mata terhadap hambatan mendasar yang masih menghantui iklim usaha di Indonesia. Salah satu yang ia soroti tajam adalah premanisme.

Saya dapat data bahwa premanisme itu menciptakan variabel biaya 5–30 persen dari biaya produksi. Premanisme ini bukan cuma ormas, tetapi juga premanisme birokrasi dan aparat,” tegasnya.

Biaya siluman ini, menurutnya, membuat harga produksi di Indonesia lebih tinggi dibanding negara pesaing. Akibatnya, daya saing nasional tergerus. “Kalau ada biaya-biaya seperti ini, dampaknya kita juga yang sama-sama susah,” ujarnya.

Baca Juga: Kejar Target Investasi, Pemerintah Optimalkan Sektor Informal

Selain premanisme, persoalan klasik lain seperti regulasi yang berbelit, stabilitas politik, dan daya saing industri menjadi tiga faktor utama yang menentukan keberhasilan investasi. “Kalau perizinan berbelit, iklim usaha tidak kondusif, dan biaya produksi tinggi, investor akan enggan masuk. Itu PR kita bersama,” kata Todotua.

Data Realisasi: PMDN Jadi Penopang, PMA Masih Lesu

Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi triwulan II-2025 mencapai Rp477,7 triliun, tumbuh 11,5 persen dibanding periode sama 2024 sebesar Rp428,4 triliun. Dari jumlah itu, PMA menyumbang Rp202,2 triliun, sementara PMDN lebih besar yakni Rp275,5 triliun.

Meski tumbuh secara agregat, data BKPM menunjukkan arus masuk FDI (foreign direct investment) turun 6,95 persen secara tahunan (YoY) pada kuartal II, penurunan terdalam sejak 2020, dilansir dari Reuters (29/7/2025). Kondisi ini terjadi di tengah gejolak global, mulai dari tarif dagang Amerika Serikat, perlambatan ekonomi Tiongkok, hingga persaingan ketat antarnegara ASEAN dalam menarik investor.

Namun, kontribusi PMDN yang semakin dominan dianggap sebagai bantalan ekonomi domestik. Todotua menegaskan ekonomi kita cukup resilient. Hampir setengah capaian investasi ditopang PMDN.

Tenaga Kerja dan Hilirisasi

Dampak nyata dari realisasi investasi adalah serapan tenaga kerja. Pada semester pertama 2025 saja, investasi telah menciptakan 1,25 juta lapangan kerja, dan hingga akhir tahun diharapkan mencapai 3,5–3,6 juta tenaga kerja baru.

Sejalan dengan itu, suara dari legislatif juga menyoroti pentingnya hilirisasi yang merata hingga sektor UMKM. Wakil Ketua Komisi XII DPR, Bambang Haryadi, yang turut hadir sebagai narasumber dalam diskusi tersebut, menekankan bahwa hilirisasi juga perlu masuk ke sektor UMKM, bukan hanya mineral dan batubara. “Bahkan produk sederhana seperti keripik pisang bisa masuk skema hilirisasi,” ujarnya. Pernyataan Bambang ini menunjukkan bahwa hilirisasi tak hanya dipandang sebagai proyek besar berbasis mineral, tetapi juga bisa menjadi strategi pemberdayaan UMKM.

Baca Juga: Pemerintah Yakin Target Realisasi Investasi Tahun 2025 Akan Tercapai

Di sisi lain, proyek besar seperti kerja sama antara Danantara dan perusahaan Tiongkok GEM untuk membangun pusat pengolahan nikel hijau senilai US$ 8,3 miliar di Sulawesi menjadi sinyal kuat bahwa hilirisasi berbasis sumber daya alam strategis masih menjadi magnet utama investasi, dilansir dari Reuters (26/8/2025).

Danantara, sebagai sovereign wealth fund Indonesia, berperan mempercepat pembiayaan proyek strategis, sementara GEM dikenal sebagai pemain global di industri material baterai. Investasi ini tidak hanya memperkuat industri hilir nikel nasional, tetapi juga menempatkan Indonesia dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia. Selain mendorong nilai tambah ekspor mineral, proyek tersebut diperkirakan membuka ribuan lapangan kerja baru di kawasan Sulawesi serta mendukung transisi energi sekaligus komitmen net zero emissions Indonesia pada 2060, sebagaimana tercantum dalam Long-Term Strategy (LTS) yang disampaikan pemerintah ke UNFCCC.

Persaingan dengan Negara Tetangga

Optimisme Todotua Pasaribu beralasan, tetapi persaingan di kawasan sangat ketat. Vietnam, misalnya, mencatat pertumbuhan ekonomi 7,09 persen pada 2024, dilansir dari laporan Reuters (6/1/2025). Pertumbuhan ini ditopang oleh aliran investasi asing langsung (FDI) dengan nilai penyaluran sebesar US$25,35 miliar, berdasarkan data resmi Kementerian Perencanaan dan Investasi Vietnam (MPI).

Sementara itu, Indonesia berhasil merealisasikan FDI sebesar US$55,33 miliar sepanjang 2024, dilansir dari Reuters (31/1/2025). Angka ini menunjukkan bahwa meski Vietnam mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi dan menarik investor manufaktur, Indonesia tetap lebih unggul secara mutlak dalam akumulasi realisasi investasi asing langsung.

Faktor yang membedakan adalah efisiensi birokrasi, konsistensi kebijakan, dan minimnya biaya siluman. Selama premanisme dan regulasi berbelit masih membebani, investor akan menilai Indonesia kurang kompetitif dibanding Vietnam atau Malaysia.

Namun, Indonesia tetap memiliki modal besar yaitu pasar domestik 280 juta penduduk, SDA melimpah, serta posisi geopolitik strategis. Dengan perbaikan iklim usaha, hilirisasi berkelanjutan, dan penguatan PMDN, target Rp1.905,6 triliun di 2025 masih sangat mungkin tercapai.

“Presiden betul-betul memikirkan bagaimana kita bisa masuk ke sana. Stabilitas ekonomi, stabilitas politik kita sangat baik. Kita punya semua tinggal bagaimana mengelolanya,” pungkas Todotua.

Pemerintah Yakin Target Realisasi Investasi Tahun 2025 Akan Tercapai

2

Jakarta, 27 Agustus 2025 – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, dengan tegas menyatakan bahwa target realisasi investasi tahun 2025 akan tercapai. “Jika pertanyaannya, realisasi investasi tahun 2025 bisakah mencapai target? Dengan confidence kita nyatakan bisa,” ungkap Todotua.

Keyakinan tersebut disampaikan Todotua dalam forum diskusi publik Berani Bicara, yang diadakan Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) bekerja sama dengan Gatot Kaca di Jakarta, Rabu (27/8).

Selain didasari data yang sudah masuk, Todotua Pasaribu mengatakan, “Dari pemerintahan, kepemimpinan Presiden sendiri memang endorsement-nya terasa punya niatan yang besar untuk itu bisa terjadi, dan pergerakan-pergerakan angka kita lihat sangat signifikan. Semester pertama kita bisa naik 35%,” ungkap Todotua.

Baca Juga: Kejar Target Investasi, Pemerintah Optimalkan Sektor Informal

Target investasi Indonesia tahun 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun, sementara realisasi investasi pada semester I 2025 mencapai Rp942,9 triliun atau 49,5% dari target tahun ini.

Tenaga Ahli Bidang Ekonomi PCO, Fithra Faisal, juga menyatakan pencapaian target investasi tersebut sangat mungkin terealisasi. “Ya, sangat mungkin terjadi, karena kalau kita lihat Rp942,9 triliun atau 49,5% dari target yang berhasil dicapai pada semester satu, lebih banyak terkendala faktor geopolitik. Sehingga untuk mencapai Rp1.905,6 triliun yang merupakan target tahun ini, sangat mungkin bisa kita kejar. Karena kalau kita lihat dari trajectory-nya, itu mengarah lebih positif di semester dua,” ungkap Fithra menjawab pertanyaan media pasca diskusi.

Baca Juga: DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah: BP Haji Bertransformasi Jadi Kementerian Baru

Fithra meyakini sisa target investasi sebesar Rp962,7 triliun yang perlu direalisasikan pada paruh kedua tahun ini dapat dicapai bila Indonesia mampu mengoptimalkan komitmen investasi dari negara mitra yang selama ini sudah memiliki rekam jejak baik.

Ia mengungkapkan, selama ini hubungan investasi antara Indonesia dan sejumlah negara investor berjalan baik. “Jepang misalnya, sekitar 70% komitmen investasi berhasil diwujudkan. Nah, meniru contoh baik itu, Indonesia harusnya juga bisa melakukan hal serupa dengan China, yang hingga saat ini realisasi investasinya masih sekitar 30%,” ungkap Fithra.

Realisasi investasi tersebut juga akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja. “Jika pada semester satu saja sudah 1,25 juta tenaga kerja, ekspektasinya bisa 3,5–3,6 juta tenaga kerja,” imbuh Fithra. Fithra menambahkan, beberapa bidang yang menjadi daya tarik antara lain sektor industri logam, mineral, pertambangan, transportasi, pergudangan, telekomunikasi, dan sektor jasa lainnya. “Yang tak kalah penting adalah sektor pertanian, karena CPO kemarin juga sangat significant,” pungkasnya.

Kejar Target Investasi, Pemerintah Optimalkan Sektor Informal

1

Jakarta, 27 Agustus 2025 – Tenaga Ahli Bidang Ekonomi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Fithra Faisal Hastiadi, mengatakan sektor informal menjadi fokus pemerintah dalam upaya mencapai target investasi di sisa semester kedua tahun ini.

“Ketika industri berkurang, maka yang terjadi adalah lapangan kerja akan menyusut. Saat ini sektor informal lebih besar, yakni 60%. Roadmap ke depan adalah bagaimana membesarkan industri di sektor informal,” katanya, Rabu (27/8/2025), dalam kegiatan Diskusi Publik bertajuk “Akankah Realisasi Investasi 2025 Capai Target?”

Sesuai tema diskusi yang diselenggarakan di Rumah Besar Gatotkaca tersebut, Fithra yakin target investasi akan tercapai. Apalagi, melihat capaian pada semester I 2025, investasi telah mencapai Rp942,9 triliun atau 49,5% dari target Rp1.905,6 triliun, padahal Indonesia berada di tengah tantangan geopolitik dan tekanan ekonomi global.

Ia tak membantah kondisi geopolitik, Trump tariffs dan lain-lain, menjadi persoalan tersendiri dalam capaian penanaman modal asing (PMA) di semester I 2025. “Tapi, ini jadi resiliensi kita juga, karena dari Rp942,9 triliun itu, terdapat Rp432 triliun penanaman modal dalam negeri (PMDN). Artinya, 54,1% capaian investasi ditunjang oleh PMDN. Performa ekonomi domestik setengahnya dari investasi itu. Ekonomi kita cukup resilient,” urainya.

Tiga narasumber Diskusi Publik Berani Bicara #4 bertajuk ‘Akankah Realisasi Investasi 2025 Capai Target?’ Tenaga Ahli Bidang Ekonomi PCO Fithra Faisal Hastiadi (kiri), Wakil Ketua Komisi XII DPR Bambang Haryadi (tengah), dan Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu (kanan). Acara digelar di Rumah Besar Gatotkaca, Kebayoran Baru, Rabu (27/8/2025). (Foto: Dokpri)

Lebih lanjut, Fithra menegaskan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, persoalan lapangan kerja jelas termaktub dalam misi ketiga, yakni pemerintah berkomitmen menciptakan lapangan kerja berkualitas dengan mendorong pertumbuhan industri kreatif dan melanjutkan pembangunan infrastruktur. Selain itu, pengembangan kewirausahaan ditingkatkan melalui pelatihan dan akses permodalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah: BP Haji Bertransformasi Jadi Kementerian Baru

Selain itu, pada misi keempat Asta Cita tentang penguatan sumber daya manusia, pemerintah menitikberatkan pada pengembangan SDM melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi. Pemerintah juga mendorong kesetaraan gender dengan meningkatkan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas dalam berbagai sektor pembangunan.

Senada, Wakil Ketua Komisi XII DPR, Bambang Haryadi, mengatakan publik kerap melihat investasi hanya dari masuknya investasi asing. Padahal, pertumbuhan ekonomi juga bisa digerakkan oleh UMKM.

“Kita harus mengubah stigma di masyarakat soal investasi yang secara negatif hanya dipandang milik kaum kapitalis. Kami berharap ke depan investasi, termasuk hilirisasi, bukan hanya mineral dan batubara, tapi juga hilirisasi UMKM, seperti membuat keripik pisang misalnya,” jelasnya.

Meski demikian, Bambang juga tak menampik pentingnya deregulasi untuk meningkatkan PMA. Ia mengaku sudah banyak menerima tamu dari anggota parlemen sejumlah negara, seperti China, Norwegia, Rusia, dan Singapura. Mereka berharap dapat dimudahkan berinvestasi di Indonesia.

“Kita berikan ruang kepada mereka untuk berkontribusi berinvestasi di berbagai sektor. Dari sisi politik, kami mendukung untuk memberikan ruang kepada mereka. Tinggal bagaimana pemerintah akan menyusun skema investasinya, apakah itu B to B atau G to G, itu ranah pemerintah,” jelas Bambang.