Nusavoxmedia.id – Timnas angkat besi Indonesia membawa delapan lifter untuk berlaga di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Tiga di antaranya merupakan atlet berpengalaman yang pernah mempersembahkan medali bagi Indonesia di Olimpiade.
Ketiga lifter tersebut yakni Rizki Juniansyah, Rahmat Erwin Abdullah, dan Eko Yuli Irawan. Mereka menjadi bagian dari empat atlet putra dan empat atlet putri yang disiapkan untuk memperkuat Kontingen Merah Putih.
Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Hengky Silatang melepas timnas angkat besi Indonesia menuju Asian Games 2026. Ia menilai keberadaan tiga lifter tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk bersaing memperebutkan medali.
“Saya tidak meragukan kemampuan tiga lifter tangguh yang sudah menyumbangkan medali pada Olimpiade. Makanya, saya optimistis cabang angkat besi bisa menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Merah Putih,” kata Hengky dalam keterangan tertulisnya dikutip Jumat (18/9/2026). Di lansir detiksport.com
Rizki Juniansyah akan bertanding di kelas 85 kilogram. Atlet peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu membawa misi untuk merebut emas Asian Games 2026 setelah sebelumnya tidak dapat tampil pada edisi 2022 yang digelar pada 2023 karena menjalani operasi usus buntu.
Rizki juga memiliki peluang untuk melengkapi koleksi gelarnya. Medali emas Asian Games menjadi salah satu target yang ingin diraihnya setelah sukses menorehkan prestasi di Olimpiade Paris 2024.
Sementara itu, Rahmat Erwin Abdullah akan turun di kelas 73 kilogram. Rahmat merupakan juara bertahan Asian Games dan menjadi salah satu andalan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI).
Pada Asian Games 2023, Rahmat berhasil mempertahankan medali emas sekaligus mencatatkan rekor dunia pada angkatan clean and jerk seberat 201 kilogram. Ia juga membukukan rekor Asian Games dalam penampilannya saat itu.
Rahmat sebelumnya meraih medali perunggu pada Olimpiade Tokyo 2020. Catatan tersebut membuatnya kembali menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk mempertahankan prestasi angkat besi di Asian Games 2026.
Adapun Eko Yuli Irawan akan bertanding di kelas 65 kilogram. Atlet yang telah mengoleksi empat medali Olimpiade itu juga memiliki pengalaman panjang di Asian Games.
Eko sebelumnya meraih satu medali emas dan dua medali perunggu Asian Games pada 2010, 2014, dan 2018. Pada Asian Games 2026, ia akan tampil di kelas yang berbeda dari nomor yang sebelumnya dijalaninya.
Pengalaman dan mental bertanding menjadi modal Eko menghadapi persaingan di kelas barunya. Meski demikian, ia memilih tidak membebani diri dengan target podium.
“Yang terbaik saja, berusaha saja, menikmati kompetisi saja. Perkara nanti ada podium enggak? Ya kita lihat di sana, di hari pertandingannya seperti apa,” tutur Eko terpisah.
Eko juga menyadari persaingan akan dipengaruhi kondisi fisik serta kekuatan lawan yang dihadapinya.
“Ya pasti inginnya seperti itu (menutup akhir dengan manis) tapi lihat kondisi dan lawan-lawannya juga. Apakah dengan usia begini masih bisa bersaing kita lihat nanti,” ucapnya.

