Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalimantan Barat, 198 Titik Api Terdeteksi

Nusavoxmedia.id — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung salah satu lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Dalam peninjauan tersebut, Prabowo melihat kondisi lahan yang masih diselimuti asap tipis serta proses pemadaman yang dilakukan petugas di lapangan.

Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tampak meninjau area kebakaran tanpa mengenakan masker. Ia didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Di lokasi, sejumlah petugas terlihat berupaya memadamkan api dengan menggunakan selang yang mengalirkan air ke area terdampak. Asap tipis masih terlihat menyelimuti kawasan peninjauan.

Prabowo juga mengamati langsung kondisi lahan gambut yang menjadi salah satu titik karhutla. Jalur menuju lokasi berupa tanah gambut di atas parit yang dalam kondisi kering.

Sebelum menuju lokasi kebakaran, Prabowo tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kalimantan Barat, pada Sabtu siang. Kedatangannya disebut untuk memastikan langsung kondisi karhutla berdasarkan situasi terkini di lapangan.

Setibanya di Kalimantan Barat, Prabowo langsung meminta penjelasan mengenai perkembangan kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata dan sekarang saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi,” kata Prabowo, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Permintaan tersebut kemudian dijawab oleh Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Brigjen TNI (Purn) Asrianus Bulo. Ia menyampaikan laporan mengenai kondisi titik panas di Kalimantan Barat berdasarkan pemantauan satelit dalam 24 jam terakhir.

“Izin menyampaikan bahwa Bapak Kepala BNPB masih di NTT, kami lanjut,” ujar Bulo.

Dalam paparannya, Bulo melaporkan terdapat 198 titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terdeteksi di Kalimantan Barat. Titik tersebut menunjukkan adanya indikasi kebakaran yang disertai kemunculan api dan asap.

“Terpantau ada 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Ini artinya dengan tingkat kepercayaan tinggi ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat,” kata Prabowo.

Selain titik dengan tingkat kepercayaan tinggi, pemantauan juga menemukan sekitar 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah serta 406 titik dengan tingkat kepercayaan rendah.

“3.100 ini berupa kepulan asap. Kami laporkan bahwa titik hotspot ini didominasi di wilayah Kabupaten Ketapang, kemudian Kubu Raya dan Kabupaten Kayong Utara,” ujar dia.

Menurut laporan tersebut, sebaran titik panas tidak hanya terkonsentrasi di Ketapang, Kubu Raya, dan Kayong Utara. Sejumlah wilayah di bagian timur Kalimantan Barat juga terpantau memiliki titik panas, di antaranya Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas.

Peninjauan langsung tersebut dilakukan Prabowo untuk melihat kondisi karhutla di lapangan sekaligus menerima laporan terkini mengenai sebaran titik panas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kunjungi Media Sosial Kami

440PengikutMengikuti
2,430PelangganBerlangganan

Latest Articles