Prabowo Akan Berada di Aceh Saat Malam Tahun Baru 2026, Tinjau Pemulihan Pascabencana

Nusavoxmedia.id – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama masyarakat di Aceh, wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Kunjungan tersebut akan berlangsung pada Rabu, 31 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya memastikan percepatan pemulihan pascabencana berjalan sesuai rencana.

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengatakan Presiden akan berada di Aceh saat malam pergantian tahun.

“Pak Presiden akan ke Aceh dan Insya Allah akan malam tahun baru nanti di Aceh bersama dengan rakyat Aceh,” ujar Qodari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/12/2025), dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Qodari mengaku belum mengetahui secara rinci agenda Presiden selama berada di Aceh. Namun, ia menyebut salah satu wilayah yang kemungkinan dikunjungi adalah Kabupaten Bener Meriah.

“Saya kalau tidak salah dengar Bener Meriah, tapi nanti di-crosscheck saja dengan Pak Teddy (Seskab),” katanya.

Baca Juga: Jakarta Rayakan Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api, Drone dan Konser Jadi Sorotan

Selain agenda Presiden, pemerintah juga menaruh perhatian pada kondisi daerah terdampak bencana di Aceh.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Presiden dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Aceh Tamiang pada Kamis, 1 Januari 2026, yang disebut sebagai salah satu wilayah terdampak paling parah akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Dalam rapat koordinasi pemulihan pascabencana bersama pimpinan DPR, kementerian dan lembaga, serta kepala daerah terdampak, Tito menekankan perlunya kerja bersama lintas sektor untuk mempercepat pemulihan.

“Aceh Tamiang ini memang harus betul-betul dikeroyok (gotong royong) ramai-ramai supaya secepat mungkin bangkit, apalagi Bapak Presiden akan hadir tanggal 1 ke sana,” ujarnya.

Menurut Tito, sejumlah fasilitas publik di Aceh Tamiang hingga kini belum berfungsi normal, mulai dari SPBU, listrik, hingga aktivitas pertokoan. Selain Aceh Tamiang, dua wilayah lain yang juga membutuhkan penanganan cepat adalah Aceh Utara dan Aceh Timur.

Kunjungan Presiden ke Aceh diharapkan menjadi momentum penting untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak dengan dukungan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, DPR, hingga BUMN.

Related Articles

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kunjungi Media Sosial Kami

440PengikutMengikuti
2,430PelangganBerlangganan

Latest Articles