Nusavoxmedia.id – Meksiko kembali menegaskan dominasi mereka di kancah sepak bola CONCACAF dengan menjuarai Piala Emas 2025 setelah mengalahkan Amerika Serikat dengan skor tipis 2-1. Pertandingan Final yang menegangkan berlokasi di NRG Stadium, Houston, Texas, pada Senin, (7/7/2025) pukul 06:00 WIB. Gol-gol dari Raúl Jiménez dan Edson Álvarez membawa El Tri meraih gelar ke-10 mereka. Kemenangan ini memperpanjang rekor sebagai tim tersukses dalam sejarah turnamen. Kemenangan ini juga menjadi modal berharga menjelang Piala Dunia 2026, yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Pertarungan Sengit di NRG Stadium
Laga final pada pagi tadi berlangsung dengan intensitas tinggi di hadapan 60.000 penonton. Mengingat kedua tim tersebut punya sejarah rivalitas tinggi dalam dunia sepakbola. Amerika Serikat bermain dengan intensitas tinggi di menit awal. Sehingga membuat Chris Richards membuka keunggulan pada menit ke-4. Gol terjadi lewat sundulan akurat yang memantul dari mistar gawang dan masuk ke gawang Meksiko, memanfaatkan umpan silang dari Diego Luna. Gol cepat ini memanaskan suasana di NRG Stadium, yang didominasi pendukung El Tri.
Namun, Meksiko menunjukkan ketangguhan mereka. Menjelang akhir babak pertama, Raúl Jiménez menyamakan kedudukan dengan tembakan kaki kiri yang klinis ke sudut kiri atas gawang, melewati kiper AS Matt Freese. Gol ini memicu kegembiraan di antara pendukung Meksiko, mengguncang pertahanan AS. Di babak kedua, Edson Álvarez, kapten Meksiko, menjadi pahlawan dengan sundulan pada menit ke-77. Gol awalnya dianulir karena offside tetapi disahkan setelah tinjauan VAR. Gol ini memicu kegembiraan luar biasa di antara pendukung meksiko.
AS berusaha menyamakan kedudukan, mencoba menembus pertahanan solid Meksiko. Tetapi lini belakang Meksiko sangat kokoh dengan pemain seperti Johan Vásquez dan César Montes membuat skor bertahan hingga peluit akhir. “Kami bermain dengan hati dan menunjukkan bahwa Meksiko masih raja CONCACAF,” ujar pelatih Meksiko Javier Aguirre usai laga, menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada persiapan Piala Dunia 2026.
Kunci Kemenangan Meksiko
Meksiko tampil dominan dengan pertahanan solid sepanjang turnamen yang menunjukkan efektivitas lini belakang. César Montes, dengan dua gol krusial di perempat final melawan Arab Saudi, dan Edson Álvarez di lini tengah menjadi tulang punggung El Tri.
Sementara itu, Raúl Jiménez, dengan dua gol di turnamen ini membuktikan peran krusialnya di lini depan. Meksiko mencatatkan empat clean sheet beruntun sejak laga pembuka, hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen.
Di kubu AS, Diego Luna menjadi bintang dengan tiga gol dan dua assist sepanjang turnamen, termasuk brace dalam kemenangan 2-1 atas Guatemala di semifinal. Malik Tillman, yang menjadi harapan masa depan AS bersama Luna, juga menunjukkan potensi meski kurang menonjol di final.
Namun absennya pemain kunci seperti Christian Pulisic, Weston McKennie, dan Gio Reyna karena cedera, libur, atau agenda FIFA Club World Cup membuat AS kesulitan menembus pertahanan Meksiko.
Rivalitas Bersejarah dan Rekor Meksiko
Kemenangan ini menandai final ke-8 antara Meksiko dan AS di Piala Emas, dengan Meksiko kini unggul 6-2 dalam rekor head-to-head final. Secara keseluruhan, Meksiko memimpin catatan pertemuan, meski AS sempat mendominasi dengan enam laga tak terkalahkan (2019-2024). Kemenangan ini mengakhiri puasa gelar Meksiko atas AS di laga kompetitif sejak 2019.
Meksiko kini telah memenangkan 10 gelar Piala Emas (1993, 1996, 1998, 2003, 2009, 2011, 2015, 2019, 2023, 2025). Hal ini memperpanjang rekor mereka sebagai tim tersukses, Kemudian AS posisi kedua dengan tujuh gelar dan Kanada dengan satu gelar. “Ini bukan hanya tentang trofi, tetapi tentang kebanggaan dan persiapan kami untuk Piala Dunia.” Tambah Aguirre, yang sebelumnya membawa Meksiko juara pada 2009.
Menuju Piala Dunia 2026
Kemenangan ini menjadi ujian terakhir bagi Meksiko sebelum menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026. Aguirre selaku pelatih telah menetapkan sebagian besar skuad inti, memuji performa pemain muda seperti Gilberto Mora, yang memberikan assist krusial di semifinal melawan Honduras.
Di sisi lain, AS yang juga tuan rumah Piala Dunia, harus kembali ke papan gambar setelah gagal meraih trofi pertama di era Pochettino. Meski demikian, performa pemain muda seperti Luna dan Tillman memberikan harapan untuk masa depan.
Selain itu, atmosfer di NRG Stadium yang didominasi oleh pendukung Meksiko, menciptakan tekanan seperti laga tandang untuk AS. Dominasi suporter ini mencerminkan antusiasme besar untuk El Tri di Houston, yang menjadi salah satu kota penyelenggara Piala Dunia 2026.


[2049]PH666: The Best Online Casino Philippines – Legit Slots & Easy GCash Payouts Experience the ultimate gaming at **PH666 online casino**, the **best online casino Philippines**. Secure your **PH666 legit login** today to enjoy premium **PH666 slot games** and fast, easy withdrawals. Join the most trusted **GCash casino Philippines** for a seamless, legit, and rewarding casino experience. visit: ph666