Nusavoxmedia.id – Yuki Kurihara mencuri perhatian pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya. Atlet esports Jepang berusia 11 tahun itu berhasil meraih medali emas nomor Puyo Puyo Champions.
Kurihara mencatatkan prestasi tersebut setelah mengalahkan atlet Korea Selatan, Kang Dongshin, pada pertandingan final dengan skor 10-2. Kemenangan itu sekaligus membuat Kurihara tercatat sebagai atlet termuda dalam sejarah Asian Games Jepang.
Kurihara tampil konsisten sejak fase awal kompetisi. Ia melaju ke babak gugur dan terus meraih kemenangan hingga akhirnya memastikan tempat di final.
Di perempat final, Kurihara mengalahkan wakil Singapura Justine Koh Mun June dengan skor 5-0. Ia kemudian tampil dominan di semifinal dengan menundukkan atlet Thailand Tanarak Wongkitkun 10-1.
Di partai puncak, Kurihara kembali berhadapan dengan Kang Dongshin. Atlet Jepang itu akhirnya memastikan medali emas setelah menang telak 10-2.
Usai pertandingan, Kurihara mengaku cukup malu untuk menunjukkan ekspresi berlebihan ketika mengetahui dirinya menjadi juara.
“Sejujurnya, saya merasa sedikit malu, jadi saya tidak bisa menunjukkan ekspresi atau mengubah wajah saya terlalu banyak. Saya sangat senang. Medali emas ini sangat indah, berkilau, dan berat. Selain itu, boneka mainannya sangat lucu, dan keren juga karena warnanya emas,” kata Kurihara, dikutip detikINET dari Aljazeera, Senin (28/9/2026).
Meski baru berusia 11 tahun, Kurihara menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih tua darinya. Di semifinal, misalnya, ia berhadapan dengan Tanarak yang berusia 28 tahun. Sementara lawannya di final, Kang, berusia 24 tahun.
Kurihara mulai memainkan Puyo Puyo ketika duduk di tahun pertama sekolah dasar. Ia kemudian mengikuti berbagai turnamen dan mulai meraih kemenangan sebelum mendapatkan lisensi sebagai pemain profesional pada April 2026.
“Sulit untuk menyeimbangkannya dengan sekolah dan bimbingan belajar, tetapi ini sangat menyenangkan,” ujar Kurihara.
Puyo Puyo Champions merupakan gim puzzle yang mengharuskan pemain menyusun kepingan berwarna untuk membersihkan layar. Gim tersebut menjadi salah satu nomor pertandingan esports pada Asian Games 2026.
Kurihara juga menjadi perhatian karena usianya ketika meraih medali emas. Al Jazeera melaporkan tidak terdapat catatan publik yang lengkap mengenai atlet termuda peraih medali sepanjang sejarah Asian Games yang pertama kali digelar pada 1951.
Sebagai pembanding, atlet Indonesia Bunga Nyimas meraih medali perunggu skateboard pada Asian Games 2018 ketika berusia 12 tahun. Sementara Cui Chenxi dari China meraih emas skateboard pada Asian Games Hangzhou 2023 saat berusia 13 tahun.
Dengan usia 11 tahun saat meraih emas, Kurihara menjadi atlet termuda dari Jepang yang memenangkan medali emas dalam sejarah Asian Games. Catatan tersebut menambah perhatian terhadap kiprahnya di esports pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Sumber: Aljazeera.Com

