Beranda blog Halaman 35

Masyarakat Lumajang Rasakan Dampak Positif Program MBG

1

Nusavoxmedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dinilai memberikan dampak langsung tidak hanya terhadap pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga terhadap penciptaan lapangan kerja dan pergerakan ekonomi lokal di kawasan lereng Gunung Semeru.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan program tersebut telah membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar, mulai dari penyiapan bahan baku hingga keterlibatan sebagai relawan dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, dampak tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Wah, enak saiki bunda… Wuu, aku saiki wis entuk kerjoan, ngupas bawang saja 100 ribu, Begitu, Bu… Betapa bahagianya… Saya itu, gimana, ya… Saya kasihan, tapi juga senang. Karena itu, jangan khianati program ini. Saya minta tolong, jangan khianati. Ini program yang bagus… Ini program yang mulia… Belum lagi tukang jual tempe, tukang jual tahu, yang biasanya laku, yaa berapa, sekarang sudah banyak,” ujarnya dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG di Ballroom Aston Inn, Lumajang, Sabtu (13/12/2025), dikutip dari keterangan resmi.

Baca Juga: Program MBG di Bangli Kawan Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Saat ini, Kabupaten Lumajang memperoleh kuota pembangunan 93 SPPG. Dari jumlah tersebut, 40 SPPG telah terisi dan 33 di antaranya telah beroperasi. Namun, baru tujuh SPPG yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara itu, sebanyak 39 SPPG telah memiliki sertifikat uji air, 40 SPPG mengikuti pelatihan penjaminan makanan, dan 12 SPPG didukung koki berpengalaman.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan dampak yang dirasakan masyarakat Lumajang menjadi bukti konkret manfaat Program MBG. Ia menilai masih ada pihak yang memandang program tersebut secara sempit.

“Mereka melihat ini hanya pembagian kue, tapi tidak melihat multiplier effect yang diciptakan. Mereka akan melihat nanti enam bulan lagi mungkin, setelah semua, berapa pertumbuhan yang akan terjadi di Indonesia dari dampak dari makan bergizi gratis,” kata Nanik.

Nanik menegaskan Program MBG yang dirancang Presiden Prabowo Subianto tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah, tetapi juga untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah. Pemerintah pun optimistis pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai 7 hingga 8 persen apabila program berjalan optimal.

Ia juga menyinggung hasil diskusi dengan Yayasan Rockefeller saat perumusan program MBG. Menurutnya, lembaga tersebut memaparkan potensi multiplier effect ekonomi hingga 75 persen dari program berbasis penguatan ekonomi masyarakat bawah.

“Ibu sudahlah merem saja. Nggak usah ngomong 75 kali, 10 kali saya nanti putarannya Rp10 triliun di Lumajang ini, Bu. Luar biasa,” pungkasnya.

Atalia Praratya Gugat Cerai Ridwan Kamil, Sidang Perdana Dijadwalkan Pekan Ini

3

Nusavoxmedia.id – Gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya terhadap suaminya, Ridwan Kamil, resmi terdaftar di Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung. Sidang perdana perkara tersebut dijadwalkan digelar pada pekan ini.

Panitera PA Bandung, Dede Supriadi, membenarkan masuknya gugatan cerai tersebut. Ia menyebut Atalia mengajukan gugatan melalui kuasa hukumnya dan perkara kini telah memasuki tahapan awal persidangan.

“Benar, perkara gugatan cerai tersebut sudah masuk dan akan mulai disidangkan minggu ini,” ujar Dede saat dikonfirmasi di Bandung, dikutip dari Antara Senin (15/12/2025).

Dede menyatakan pihak pengadilan belum dapat mengungkapkan materi gugatan maupun nomor perkara yang terdaftar. Namun, PA Bandung memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan dan dilaksanakan secara tertutup.

“Nomor perkaranya saya lupa, namun yang jelas gugatan sudah didaftarkan dan sidang perdana diagendakan dalam waktu dekat,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Atalia Praratya terkait alasan pengajuan gugatan cerai tersebut. Pihak Ridwan Kamil juga belum memberikan keterangan terbaru mengenai perkara ini.

Gugatan cerai tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat, yang sebelumnya dikaitkan dengan isu lama terkait selebgram Lisa Mariana. Ridwan Kamil telah membantah tuduhan tersebut dan menyebut isu yang beredar merupakan persoalan lama yang telah diselesaikan.

Melalui akun Instagram pribadinya, Ridwan Kamil menegaskan bahwa klaim tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar hukum. Ia menyatakan pertemuannya dengan Lisa Mariana hanya terjadi satu kali dan berkaitan dengan permohonan bantuan pendidikan.

Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar Butar, juga menyatakan tuduhan tanpa bukti kuat dapat berimplikasi hukum dan meminta pihak yang bersangkutan membuktikan klaimnya secara hukum.

Sementara itu, Pengadilan Agama Bandung menyatakan akan memfasilitasi proses persidangan sesuai aturan yang berlaku. Publik kini menantikan jalannya sidang perdana yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Program MBG di Bangli Kawan Perkuat UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal

1

Nusavoxmedia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangli Kawan dinilai memberi dampak nyata terhadap pemenuhan gizi sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bangli, Bali.

Selain memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi penerima manfaat, program ini juga melibatkan UMKM, petani lokal, serta menyerap tenaga kerja dari kalangan ibu rumah tangga hingga pemuda yang sebelumnya menganggur.

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, mengatakan pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip pembangunan inklusif.

“Program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi, tetapi juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi lokal. Ketika UMKM dan petani dilibatkan secara aktif, manfaat program menjadi berlipat bagi masyarakat,” ujar Hida di Bali, Sabtu (13/12), dikutip dari keterangan resmi.

Baca Juga: SPPG Sukamantri Jadi Pionir Oven Pengering Ompreng untuk Tingkatkan Keamanan Pangan MBG

Dalam pengadaan bahan baku, SPPG Bangli Kawan memprioritaskan kemitraan dengan pelaku usaha kecil dan petani sekitar melalui skema harga yang adil dan kompetitif. Pola ini menciptakan kepastian pasar bagi produsen lokal sekaligus menjaga kualitas bahan pangan yang digunakan dalam penyediaan menu MBG.

Dari sisi ketenagakerjaan, SPPG Bangli Kawan membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat sekitar sebagai relawan terlatih. Ibu rumah tangga dan pemuda yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini terlibat dalam proses produksi dan distribusi pangan, serta memperoleh peningkatan keterampilan dan perlindungan sosial melalui kepesertaan BPJS ketenagakerjaan yang difasilitasi pihak SPPG.

Dari sisi layanan, SPPG Bangli Kawan didukung fasilitas dapur modern dengan sistem sanitasi dan drainase yang tertata. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap kualitas air, kebersihan peralatan, dan sampel makanan dinyatakan memenuhi syarat keamanan pangan. Seluruh proses produksi dijalankan dengan standar operasional prosedur (SOP) ketat.

Selain layanan pangan, SPPG Bangli Kawan juga menjadi pelopor pelayanan konsultasi gizi di tingkat kabupaten. Upaya edukasi publik diperkuat melalui program eco-eduwisata bagi siswa penerima manfaat untuk melihat langsung proses pengolahan makanan, memahami asal bahan pangan, serta pentingnya konsumsi gizi seimbang.

“Komitmen seperti inilah yang ingin terus diperkuat dalam Program Makan Bergizi Gratis. SPPG bukan sekadar dapur, tetapi pusat edukasi, pemberdayaan, dan penggerak kualitas kesehatan masyarakat,” pungkas Hida.

Konser Big Bang Festival 2025 di JIExpo Kemayoran, Cek Harga Tiket dan Jadwal Konser

82

Nusavoxmedia.id – Big Bang Festival 2025 kembali digelar sebagai salah satu agenda hiburan dan belanja terbesar di penghujung tahun di Jakarta. Event tahunan ini berlangsung di JIExpo Kemayoran mulai 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, menghadirkan pameran cuci gudang, konser musik, festival kuliner, serta berbagai hiburan keluarga dalam satu kawasan.

Festival yang telah memasuki penyelenggaraan ke-8 ini dikenal sebagai pameran cuci gudang terbesar di Indonesia. Beragam produk dari kategori fashion, kecantikan, elektronik, furnitur, perlengkapan rumah, mainan, hingga multiproduk lainnya ditawarkan dengan potongan harga besar-besaran yang mencapai 90 persen. Konsep satu tempat untuk belanja, hiburan, dan konser membuat Big Bang Festival menjadi destinasi favorit warga Jabodetabek saat libur Natal dan Tahun Baru.

Selain belanja, pengunjung juga disuguhkan rangkaian konser musik selama 12 hari penuh. Puluhan musisi papan atas Indonesia tampil bergantian setiap harinya, mulai dari NDX AKA, Denny Caknan, Juicy Luicy, Tulus, Hindia, DEWA 19, hingga Feby Putri. Perayaan malam tahun baru semakin meriah dengan pertunjukan spesial dan pesta kembang api yang digelar pada 31 Desember 2025.

Pengalaman berkunjung ke Big Bang Festival 2025 dirancang lengkap dan nyaman. Area pameran dibagi dalam beberapa hall tematik, mulai dari kecantikan dan fashion, otomotif, elektronik, komunitas thrifting dan sneaker, hingga furnitur dan perlengkapan rumah. Di area outdoor, pengunjung bisa menikmati Open Space Food Court, arcade games, serta berbagai tenant consumer goods.

Keterangan lokasi berbagai pameran. (foto: bigbangfest website)

Harga tiket Big Bang Festival 2025 tergolong terjangkau dengan beragam pilihan. Tiket pameran harian dibanderol Rp15.000 per orang, tiket keluarga Rp5.000 per orang dengan minimal lima orang, tiket konser mulai dari Rp65.000 per hari, hingga tiket premium dengan fasilitas eksklusif seperti akses Upper Deck, free flow minuman, toilet premium, dan jalur khusus. Bagi pengunjung yang ingin menikmati seluruh rangkaian festival, tersedia tiket terusan 12 hari mulai dari Rp99.000 hingga Rp1.250.000 untuk kategori premium.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa membawa pulang shopping bag raksasa berwarna kuning dengan melakukan transaksi minimal Rp500.000 dalam satu struk pembelian. Tingginya antusiasme membuat penyelenggara kembali menambah stok tas ikonik tersebut dari tahun sebelumnya.

Big Bang Festival 2025 dipersembahkan oleh Expoindo dan didukung berbagai sponsor besar. Dengan tema “Let the Year End with a Bang!”, festival ini menjadi pilihan tepat untuk menutup tahun 2025 dan menyambut 2026 dengan suasana meriah tanpa harus ke luar kota.

Tiket tersedia secara online melalui situs resmi Big Bang Festival 2025 dan aplikasi BBO, serta bisa dibeli langsung di lokasi acara.

Kalian bisa langsung klik link ini untuk informasi pembelian tiket dan harganya.

Berikut jadwal konser Big Bang Festival 2025 yang wajib kamu catat:

24 Desember 2025 – Opening Ceremony & Fireworks

  • NDX AKA
  • Mbah Mijan & Joni
  • Lavora

25 Desember 2025

  • Denny Caknan
  • Masdddho
  • Aftershine

26 Desember 2025

  • Nadin Amizah
  • Juicy Luicy
  • Lomba Sihir

27 Desember 2025 – Big Bang To The Moon

  • Whisnu Santika
  • Weird Genius X Bukan WG
  • Adnan Veron X Bravy
  • DNA
  • Katty Butterfly
  • Winky Wiryawan

28 Desember 2025

  • Dere
  • Idgitaf
  • Tulus
  • Sal Priadi
  • Kunto Aji

29 Desember 2025

  • Guyon Waton
  • Tony Q
  • Tipe-X

30 Desember 2025 – Special Show

  • The Changcuters
  • The Panturas
  • .Feast

31 Desember 2025 – Special Show & Fireworks

  • Hindia
  • Perunggu
  • 1Tengah

1 Januari 2026

  • Feby Putri
  • Barasuara
  • Pamungkas

2 Januari 2026 – Special Show

  • Fiersa Besari
  • For Revenge
  • Last Child
  • Feel Koplo

3 Januari 2026 – Special Show

  • DEWA 19
  • Nidji

4 Januari 2026 – Closing Ceremony & Fireworks

  • The Adams
  • The Jeblogs
  • Rumahsakit

Masih banyak musisi lain yang akan memeriahkan Big Bang Festival 2025. Informasi lengkap dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @bigbangfest.id dan cek juga secara berlaka website resmi mereka bigbangfest.id

Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata Picu Aksi Balas Dendam dan Pembakaran

1

Nusavoxmedia.id – Seorang debt collector atau mata elang (matel) tewas dan satu lainnya koma setelah dikeroyok massa di Jalan Raya Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025) sore. Peristiwa itu memicu aksi balas dendam pada malam harinya yang berujung pembakaran sembilan kios, enam sepeda motor, dan satu mobil.

Pengeroyokan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Dua matel menghentikan seorang pengendara motor sebelum lima orang dari sebuah mobil yang melintas turun dan langsung mengeroyok mereka.

“Yang dipukulin itu teman-teman dari matel. Ada salah satu pengguna sepeda motor lah tiba-tiba disetop oleh teman-teman ini. Setelah disetop, diberhentiin lah, biasa,” ujar Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, dikutip dari detik.

Setelah pengeroyokan, warga menepikan kedua matel yang terluka, sementara para pelaku langsung kabur.

“Matel dipukulin dengan sporadis. Ya sudah akhirnya dibawa ke pinggir. Yang mukul langsung kabur, dengan begitu cepat,” kata Mansur.

Baca Juga: BGN Evaluasi Total SOP MBG Usai Mobil Pengangkut Tabrak Siswa SDN Kalibaru

Satu korban meninggal dunia dan satu lainnya koma. Pada hari yang sama, satu matel lain juga dilaporkan meninggal setelah sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Budi Asih. Kabar ini memicu ketegangan di sekitar lokasi menjelang malam.

Sekitar pukul 18.30 WIB, belasan hingga ratusan pria mulai berkumpul di jalanan dekat lokasi pengeroyokan. Tiga orang tampak berlari menuju pos polisi sambil melihat ke belakang, diikuti kelompok lain yang menoleh ke arah yang sama. Ketegangan meningkat dan adu mulut antara dua kelompok pun terjadi.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menduga bentrokan malam hari dipicu aksi balas dendam kelompok debt collector.

“Karena ada korban dari teman-teman debt collector ini yang dikeroyok hingga meninggal, mungkin ada perasaan tidak terima, sehingga terjadi pembakaran,” ujar Nicolas.

Nicolas menyebut sekitar 80–100 orang terlibat dalam aksi perusakan tersebut. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 273 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa malam hari.

Polisi menurunkan personel Brimob dan Samapta untuk membubarkan massa.

“Ya, kita akan melakukan penyisiran. Kita akan melihat kelompok-kelompok mana yang ada supaya mereka segera bubar,” ujar Nicolas.

Keesokan harinya, Jumat, kawasan parkir TMP Kalibata dipasang garis polisi setelah peristiwa pembakaran pada malam sebelumnya. Barang dagangan berserakan berupa pecahan kaca, sampah durian, gerobak, tenda yang hangus terbakar, hingga besi-besi yang menghitam. Mobil taksi listrik dan sepeda motor yang dibakar juga sudah dievakuasi dari lokasi.

“Sampai saat ini sudah sangat normal. Tidak ada pengalihan lalu lintas lagi,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin.

Polisi kini menangani dua perkara sekaligus, yaitu pengeroyokan berujung maut dan perusakan disertai pembakaran.

“Pada intinya, kita akan berusaha keras untuk menangani dua perkara ini,” kata Nicolas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tersangka yang ditetapkan.

BGN Evaluasi Total SOP MBG Usai Mobil Pengangkut Tabrak Siswa SDN Kalibaru

3

Nusavoxmedia.id – Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengevaluasi proses perekrutan sopir dan pegawai Satuan Pelaksana Penyedia Gizi (SPPG) setelah insiden mobil pengangkut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak siswa dan seorang guru di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025).

Kepala BGN Dadan Hindayana meminta SPPG lebih teliti dalam memilih sopir distribusi MBG dan memastikan standar operasional pengiriman diperketat agar keselamatan menjadi prioritas.

“Karena selama ini kan kita sudah lakukan. Bahkan di dalam juknis kami tertulis bahwa mobil sebelum digunakan untuk pengiriman wajib dicek setiap hari,” ujarnya usai menjenguk korban di RSUD Koja, Jakarta Utara, dikutip dari keterangan resmi.

Baca Juga: SPPG Sukamantri Jadi Pionir Oven Pengering Ompreng untuk Tingkatkan Keamanan Pangan MBG

Ia menegaskan evaluasi menyeluruh dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.38 WIB saat para guru menyiapkan barisan siswa untuk kegiatan literasi membaca di halaman sekolah. Mobil Gran Max berwarna putih yang bertugas mendistribusikan paket makanan tiba-tiba melaju tak terkendali, menerobos pagar, lalu menabrak para siswa dan seorang guru.

Terkait sopir, Dadan menyebut pengemudi mobil MBG yang menerobos halaman sekolah tercatat sebagai pegawai resmi. “Iya, termasuk (pegawai SPPG), masuk,” kata Dadan.

Sopir berinisial AI tersebut menggantikan sopir tetap yang sedang sakit.

“Memang pernah melakukan beberapa waktu yang lalu ketika sopir yang reguler sakit, jadi sopir ini juga yang meng-handle. Dan untuk di minggu ini, ini baru yang kedua. Jadi kemarin dia melakukan dengan baik, hari ini kita harus cek apa yang terjadi,” jelasnya.

BGN masih menelusuri penyebab kecelakaan. Dadan mengatakan AI memiliki SIM, tetapi diduga kurang berpengalaman menghadapi kondisi akses sekolah. “Setelah kami cek, alhamdulillah sopirnya memiliki SIM, mungkin hanya kurang pengalaman,” ucapnya.

Sementara itu, Dadan menyebut total korban mencapai 22 orang dan memaparkan perkembangan penanganannya.

“Ada sebelas yang sudah kembali ke rumah masing-masing. Kemudian ada empat yang sedang di-handle di Rumah Sakit Cilincing. Dan ada yang dirawat di sini, ada tujuh orang, termasuk satu orang guru. Dua di antaranya memang harus dirawat intensif,” jelasnya. Ia juga menyebut dua siswa dirawat intensif di ICU RSUD Koja.

Dadan menambahkan bahwa kecelakaan ini mendapat perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto.

“Tentu saja. Saya dipantau setiap menit oleh Pak Seskab dan saya wajib memberikan laporan,” pungkasnya.

SPPG Sukamantri Jadi Pionir Oven Pengering Ompreng untuk Tingkatkan Keamanan Pangan MBG

3

Nusavoxmedia.id – Upaya peningkatan standar keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru setelah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Tamansari Sukamantri menjadi unit pertama di tingkat nasional yang menerapkan oven pengering ompreng dalam proses produksinya.

Penerapan oven pengering ompreng dilakukan untuk memastikan proses pengeringan peralatan berlangsung lebih merata dan memenuhi standar sanitasi yang lebih tinggi. Teknologi ini dinilai mampu menekan risiko kontaminasi silang serta mempercepat alur kerja dapur yang melayani produksi harian dalam kapasitas besar.

“SPPG Sukamantri menjadi pionir yang menunjukkan bahwa teknologi tepat guna dapat langsung meningkatkan standar keamanan pangan. Penggunaan oven ompreng ini adalah terobosan yang memperkuat kualitas produksi dan menjadi contoh bagi SPPG lainnya,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, dalam keterangan resmi, Rabu (10/12).

Baca Juga: BGN Jadikan SPPG Sukamantri Model Nasional Zero Waste untuk Penguatan Program MBG

Selain penggunaan oven ompreng, SPPG Sukamantri mengembangkan standar sanitasi terpadu yang mencakup kebersihan peralatan, alur produksi satu arah, sistem pengeringan bebas kontaminasi, serta pemeriksaan kualitas makanan secara berkala. Seluruh prosedur tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas, kualitas, dan keamanan pangan dalam volume produksi harian yang tinggi.

BGN juga mencatat bahwa SPPG Sukamantri menjalankan kebijakan rantai pasok lokal dengan membeli bahan pangan dari UMKM, petani, peternak, dan pelaku usaha daerah. Langkah ini dinilai membantu menjaga kesegaran bahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Hida menyampaikan bahwa BGN akan mendorong penerapan teknologi serupa di lebih banyak SPPG agar standar produksi dan keamanan pangan dapat merata secara nasional.

“Kami ingin inovasi ini menjadi standar baru. Semua SPPG harus bergerak menuju dapur modern, higienis, dan terukur. Keamanan pangan adalah hal yang tidak bisa ditawar, dan SPPG Sukamantri telah membuktikan bagaimana teknologi bisa membuat operasional jauh lebih aman,” pungkasnya.

BGN Jadikan SPPG Sukamantri Model Nasional Zero Waste untuk Penguatan Program MBG

1

Nusavoxmedia.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong percepatan transformasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menuju sistem produksi yang ramah lingkungan sebagai bagian dari penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG). SPPG Bogor Tamansari Sukamantri dinilai layak menjadi model nasional berkat penerapan konsep zero waste melalui pemanfaatan maggot, ekonomi sirkular, serta standar higienitas yang konsisten dipenuhi.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan praktik di Sukamantri menunjukkan bahwa penguatan gizi nasional dapat berjalan bersamaan dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

“Zero waste di sini adalah praktik nyata yang bisa diadopsi oleh daerah lain,” ujarnya di Bogor, Selasa (9/12/2025), dikutip dari keterangan resmi.

Konsep zero waste di SPPG Sukamantri diterapkan sejak tahap perencanaan dapur. Kepala SPPG, Dhia Aidha Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa seluruh proses produksi diarahkan agar tidak menyisakan limbah makanan.

“Setiap sisa makanan kami olah menjadi pakan maggot, lalu maggot menjadi pakan ternak yang kembali menjadi bahan menu MBG. Siklus ini membuat produksi lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan,” katanya.

Baca Juga: Mobil MBG Tabrak Siswa di SD Kalibaru Cilincing Jakut, 20 Orang Terluka

Pemilik Yayasan Mutiara Keraton Solo, Sujimin atau Jimmy Hantu, yang mendampingi pengembangan SPPG Sukamantri, menilai inovasi ini memberi dampak nyata bagi lingkungan. Menurut dia, sistem maggot bukan hanya efektif menekan sampah makanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang dapat diterapkan di wilayah lain.

Selain pengurangan limbah, SPPG Sukamantri juga mengandalkan rantai pasok lokal melalui pembelian bahan dari UMKM, petani, dan pelaku usaha sekitar. Hida menyebut mekanisme ini memperpendek distribusi, menjaga kualitas bahan, dan memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

BGN saat ini tengah menyiapkan perluasan penerapan model serupa di berbagai provinsi. Transformasi sistem produksi SPPG disebut menjadi bagian dari roadmap besar BGN untuk memastikan setiap dapur gizi beroperasi dengan standar yang aman, higienis, efisien, serta minim limbah.

“Ini penting untuk keberlanjutan program MBG jangka panjang,” pungkas Hida.

Mobil MBG Tabrak Siswa di SD Kalibaru Cilincing Jakut, 20 Orang Terluka

1

Nusavoxmedia.id – Sebuah mobil operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) menerobos pagar dan menabrak sejumlah murid di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.39 WIB. Insiden tersebut menyebabkan 20 orang terluka, terdiri dari 19 murid dan satu guru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa para korban dirawat di dua rumah sakit. “5 orang dirawat di RS Koja, 14 orang di RSUD Cilincing, dan satu orang di Puskesmas Cilincing sudah diperbolehkan pulang,” ujarnya, dikutip dari Detik.

Mobil yang dikemudikan AI (34), warga Kalibaru, diketahui sedang mengantar menu program MBG ke sekolah tersebut. Kendaraan berwarna putih itu menerobos pagar dan melaju ke area lapangan saat para murid mengikuti kegiatan literasi pagi.

Sejumlah korban mengalami memar, luka robek, hingga dugaan patah tulang. Di antara yang terluka terdapat murid berinisial W, MF, K, serta A yang disebut mengalami luka paling serius. Seorang guru bernama HM juga turut dirawat.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa tidak ada korban meninggal dalam peristiwa ini. Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan kabar yang sempat beredar melalui pesan broadcast. “Tidak ada. Tidak ada korban meninggal,” ucap Nanik.

Baca Juga: Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Lima Orang Ikut Diamankan

Informasi mengenai insiden itu pertama kali beredar melalui video dan unggahan akun media sosial @sekitaran_jakut. Rekaman yang viral memperlihatkan sejumlah murid berada di kolong mobil dan guru berusaha menarik mereka di tengah situasi panik.

BGN memastikan bahwa kendaraan dengan nomor polisi B 2093 UIU tersebut merupakan armada MBG milik SPPG RW 03 Kalibaru. Hingga siang hari, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis, sementara penyidik masih menyelidiki penyebab mobil dapat menerobos pagar sekolah.

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Lima Orang Ikut Diamankan

2

Nusavoxmedia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (10/12/2025). Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di Jakarta dan Lampung pada Selasa (9/12/2025).

“Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung pada Selasa, 9 Desember 2025, tim kemudian melakukan kegiatan tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di Lampung Tengah pada Rabu, 10 Desember 2025,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip dari Kompas.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan lima orang, termasuk Ardito. Seluruhnya langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif. “Tim mengamankan sejumlah lima orang di wilayah Lampung, untuk kemudian dibawa ke Jakarta,” tegas Budi.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan Ardito dan menyebut kasus yang menjeratnya berkaitan dengan dugaan suap proyek. “Benar. Suap proyek,” ujarnya.

Ardito tiba di Gedung KPK sekitar pukul 20.15 WIB mengenakan jaket hitam dan topi putih. Ia hanya memberikan jawaban singkat kepada awak media saat ditanya.

“Alhamdulillah sehat. Di rumah aja,” kata Ardito.

Para pihak yang diamankan saat ini berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum mereka.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Ardito memiliki total kekayaan Rp12.857.356.389 yang dilaporkan pada 10 April 2025. Kekayaan tersebut terdiri dari lima bidang tanah dan bangunan senilai Rp12.035.000.000, alat transportasi dan mesin senilai Rp705.000.000, serta kas dan setara kas Rp117.356.389.

KPK menyatakan perkembangan lengkap mengenai kronologi dan konstruksi perkara akan disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis (11/12/2025).