TPG Guru Non-ASN Cair 75 Persen, Kemendikdasmen Targetkan Akhir Oktober

Nusavoxmedia.id – Penyaluran tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) telah mencapai 75 persen. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan sisa tunjangan yang belum dibayarkan dapat tersalurkan paling lambat pada akhir Oktober 2026.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan pencairan tunjangan tersebut dilakukan secara bertahap. Proses penyaluran mencakup guru ASN maupun non-ASN yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki data valid.

“Iya rata-rata sudah mencapai 75 persen. Bagi guru ASN maupun non-ASN yang datanya valid,” tutur Nunuk dikutip dari Kantor Berita Antara, Jumat (23/10/2026). Dilansir detikEdu

Nunuk menjelaskan, tunjangan yang mulai diterima para guru non-ASN memiliki periode pembayaran yang berbeda-beda, mulai dari Juli hingga Oktober 2026. Menurut dia, pencairan dana dilakukan langsung oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Pencairan tidak ada masalah dan dilakukan langsung oleh Kemenkeu,” jelas Nunuk.

Adapun sisa 25 persen tunjangan profesi guru yang belum tersalurkan akan dibayarkan secara bertahap. Kemendikdasmen menargetkan seluruh proses pencairan dapat diselesaikan sesuai jadwal, yakni paling lambat akhir Oktober 2026.

Untuk memastikan dana masuk, Nunuk mengimbau para guru ASN dan non-ASN yang datanya telah dinyatakan valid agar rutin memeriksa rekening bank yang terdaftar. Jika tunjangan belum diterima hingga batas waktu yang ditentukan, guru diminta menghubungi Kemendikdasmen untuk memperoleh bantuan penelusuran.

“Jadi ibu bapak guru tidak perlu capek-capek atau jauh-jauh datang ke Jakarta ya, silakan kontak saja ke Kemendikdasmen, kami akan membantu menelusurinya,” kata Nunuk.

Nunuk juga menyampaikan permohonan maaf kepada guru dan tenaga kependidikan (tendik) yang sempat mengalami keterlambatan pembayaran tunjangan. Ia memahami bahwa TPG memiliki arti penting bagi para guru, sehingga keterlambatan penyalurannya dapat menimbulkan kekhawatiran.

“Tentu kami mohon maaf atas tertundanya penyaluran tunjangan guru yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Saya sangat memahami bagi bapak-ibu guru tunjangan itu bukan sekedar angka,” ungkapnya.

Ia mengaku memahami kegelisahan para guru dan tenaga kependidikan yang menantikan pencairan tunjangan tersebut. Nunuk pun bersyukur karena penyaluran TPG kini mulai berjalan secara bertahap.

“Saya ikut merasakan dan memahami betul kegelisahan bapak-ibu. Dan Alhamdulillah dari berbagai sumber yang saya dapatkan beberapa hari yang lalu, TPG bapak-ibu guru sudah cair ya, sudah mulai tersalur secara bertahap,” imbuhnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kunjungi Media Sosial Kami

440PengikutMengikuti
2,430PelangganBerlangganan

Latest Articles